Ini Istri Kedua Abah Cijeungjing yang Viral, Janda Dua Anak -->
logo

12 Februari 2020

Ini Istri Kedua Abah Cijeungjing yang Viral, Janda Dua Anak

Ini Istri Kedua Abah Cijeungjing yang Viral, Janda Dua Anak

GELORA.CO - Nengmas Putriyanti (24) rela mengantar suaminya Hafi Muhammad Kafi Firdaus atau Abah Cijeungjing (29) menikah lagi. Bahkan istri kedua buat suaminya pun, dia yang memilih. Pilihannya jatuh pada Rita Adriani Mustofa (35), janda anak dua, warga Tasikmalaya.

Kisah mereka menjadi perbincangan publik, setelah video saat Nengmas mengantarkan suaminya menikah dengan Rita di Jombang, viral. Kakak Nengmas sendiri lah yang merekam dan menguploadnya ke media sosial.

Saat jumpa dengan media di Pesantren Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (11/2/2020) malam, Nengmas dan Rita duduk berdampingan memberikan pernyataan pada wartawan.

Setelah Nengmas yang mencurahkan hatinya, kini Rita yang usianya jauh lebih tua dari Nengmas bercerita. Ia mengaku ditawari langsung oleh Umma, panggilan Nengmas, untuk menjadi istri kedua Abah.

Perkenalan pertama ia dengan umma adalah saat ia ikut pengajian di Ponpes Cijeungjing bersama kakaknya. Ia mengaku memang mendengar bahwa Abah tengah mencari istri kedua. Namun Rita menyatakan tak pernah terbersit sama sekali menjadi istri kedua.

"Tak ada pikiran jadi istri ke 2, tidak mau saya. Tetapi anehnya ketika yang menelepon langsung itu Umma, saya bilang kenapa kepada saya, katanya sudah cari tahu tentang teteh melalui kakak saya dan teman lainnya," ujar Rita.

Rita menyatakan sempat berjanji pada dirinya sendiri tak akan menikah lagi. Alasannya ia sudah pernah menikah dan memiliki dua orang anak. Ia mengaku tak mau lagi memikirkan dunia, menjalani hidup hanya mencari ridha Allah.

Merasa Cangggung dan Malu


Ia kembali menegaskan, sebagai perempuan tak mau menjadi yang kedua dan tak ada dalam kamus hidupnya menjadi yang kedua. Karenanya saat saat menikah menjadi istri kedua, ada rasa canggung dan malu sampai menangis haru, campur aduk. Akhirnya dipilihlah Jombang yaitu tempat gurunya sebagai lokasi akad nikah.

"Ini mungkin jalan Allah. Saya hanya ingin bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Bukan fisik Abah yang dilihat tapi visi misi umma, visi misi Abah," tuturnya.

Rita mengaku sebelumnya tak pernah berkomunikasi atau berbicara dengan Abah Cijeungjing. Rita langsung ditawari Umma, lalu bertanya kepada gurunya sampai akhirnya menyetujui pernikahan tersebut. Rita hanya berpikir agar hidupnya bermanfaat untuk orang lain.

"Banyak yang menikah diam-diam jadi istri kedua. Tapi ini berbeda, saya melihat visi misi Umma dan Abah yang berjuang untuk agama. Apalagi umma yang langsung menawari, kalau Abah langsung mungkin berbeda," jelas Rita.

Rita menegaskan setelah menikahi Abah, bertekad lebih bermanfaat bagi orang di sekelilingnya. "Saya tidak mencintai Abah tapi saya mencari ridho Allah," tegas dia.

Bagi-bagi Tugas dan Tidak Tinggal Seatap


Rita mengungkapkan dalam pernikahan ini ada perjanjian pra nikah. Di mana ada kewajiban istri yang berbeda. Dijelaskan Umma berkewajiban mengurus keperluan Abah dan Pesantren. Sedangkan Rita mengurus perusahaan Abah.

Setelah menikah, keduanya tidak tinggal dalam satu atap. Istri pertama berada di Pesantren, sedangkan istri kedua tinggal di Tasikmalaya. Itu dimaksudkan untuk tetap menjaga keharmonisan, karena menurut Rita tak dipungkiri adanya kecanggungan. Rita ingin lebih fokus kepada perjuangan.

"Saya terap menghargai Umma sebagai istri pertama Abah. Apapun kebutuhan Abah, Umma yang melayani. Ketika Abah tak berama Umma, saya yang melayani," kata dia.

Terkait video pernikahannya viral, ia mengaku tak ambil pusing dan mengambil hikmah dibalik viral tersebut.

"Saya mengambil ini adalah hikmah, ini sekenario alloh untuk mengangkat derajat kami. Kami tak negatif, dengan kejadian ini ada hikmahnya. Kita untuk perjuangan agama," pungkasnya.(dtk)