1.526 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, 67 Ribu Orang Lebih Terinfeksi
logo

15 Februari 2020

1.526 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, 67 Ribu Orang Lebih Terinfeksi

1.526 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, 67 Ribu Orang Lebih Terinfeksi

GELORA.CO - Otoritas kesehatan China melaporkan ada 143 kematian baru akibat virus corona di wilayahnya. Dengan demikian, secara global total sudah 1.526 orang meninggal dunia akibat virus corona, dengan sebagian besar kasus ada di wilayah China daratan.
Seperti dilansir CNN dan media nasional China Global Television Network (CGTN), Sabtu (15/2/2020), otoritas kesehatan China dalam laporan terbaru pada Sabtu (15/2) waktu setempat menyebut jumlah korban tewas akibat virus corona atau Covid-19 di wilayah China daratan mencapai 1.523 orang.

Tiga orang lainnya meninggal akibat virus corona di Hong Kong, Filipina dan Jepang.

Dari 143 kematian baru di wilayah China daratan, sekitar 139 orang meninggal di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah virus corona. Laporan kantor berita Xinhua News Agency menyebut dua orang lainnya meninggal di Provinsi Henan dan masing-masing satu orang meninggal di Beijing dan Chongqing.

Otoritas kesehatan China juga mengumumkan 2.641 kasus baru di wilayahnya. Dari jumlah itu, sekitar 2.420 kasus dilaporkan di wilayah Provinsi Hubei. Ini berarti, sejauh ini total 66.492 kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayah China daratan.

Jika ditambah dengan sekitar 605 kasus di sedikitnya 27 negara lainnya, maka jumlah total kasus virus corona secara global kini mencapai 67.097 kasus.

Sebagian besar kasus virus corona di China ada di Provinsi Hubei, yang hingga kini jumlahnya mencapai total 54.406 kasus, dengan sekitar 16.522 kasus di antaranya merupakan kasus yang terkonfirmasi secara klinis atau yang melibatkan pemeriksaan CT scan.

Jumlah kasus wabah virus corona melonjak drastis pekan ini setelah otoritas Provinsi Hubei mengubah metode diagnosis mereka. Kasus-kasus yang terkonfirmasi atau didiagnosis secara klinis yang melibatkan rontgen paru-paru kini juga dihitung sebagai kasus positif virus corona, selain mengandalkan pada pemeriksaan laboratorium.

Pada Jumat (14/2) waktu setempat, Komisi Kesehatan Nasional China mengakui bahwa enam petugas medis meninggal akibat virus corona. Tidak hanya itu, disebutkan juga bahwa sekitar 1.716 petugas medis lainnya saat ini positif terinfeksi virus corona.

Banyaknya petugas medis yang positif virus corona dilaporkan karena kurangnya masker dan perlengkapan pelindung yang layak bagi para dokter dan perawat yang menangani pasien virus corona.(dtk)