PDIP Minta Andi Arief Buktikan Tudingan Orang Kuat Yang Diduga Sembunyikan Harun Masiku

PDIP Minta Andi Arief Buktikan Tudingan Orang Kuat Yang Diduga Sembunyikan Harun Masiku

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Keberadaan politisi PDIP Harun Masiku masih misteri usai ditetapkan sebagai tersangka suap terhadap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Pihak Ditjen Imigrasi Kemenkumham pun menyebut, Harun telah meninggalkan Indonesia pada Senin (6/1) sebelum terjadinya OTT pada Rabu siang (8/1).

Pihak KPK pun juga menyebut keberadaan Harun ada di Singapura sesuai dengan data pihak imigrasi.

Namun belakangan, keberadaan Harun dipertentangkan usai adanya video rekaman kamera pengawas di Bandara Soekarno-Hatta yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut memperlihatkan sosok yang mirip Harun tiba di Indonesia pada Selasa sore (7/1) atau sehari setelah bertolak ke Singapura.

Hal itu kemudian disoroti oleh politisi Demokrat, Andi Arief di akun Twitternya sekaligus mempertanyakan dugaan rekayasa keberadaan Harun seperti kabar yang beredar.

"Jika benar imigrasi merekayasa seolah-olah Harun Masiku tidak berada di Indonesia tanggal 6 Januari 2020 hanya untuk selamatkan Hasto dan lain-lain, pertanyaannya siapa bisa perintahkan Dirjen Imigrasi berbohong?" tanya Andi Arief, Minggu (19/1).

"1. Menkumham, 2. Menkopolhukam, 3. Presiden, 4. Orang lebih kuat dari Presiden," sambungnya.

Cuitan mantan staf ahli Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lantas ditanggapi oleh politisi PDIP, Adian Napitupulu. Bagi Adian, Andi Aruef harus membuktikan pernyataannya tersebut.

"Ya orang bisa menuding apa saja, masalahnya bukan tudingannya, kemampuan untuk membuktikan tudingan itu. Semua orang harus membuktikan apa yang dia katakan, buktikan saja," singkat Adian kepada Kantor Berita Politik.[rmol]

BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita