Habiburokhman: Fadli Zon Benar, Jubir Gerindra Dekat dengan Pemerintah

Habiburokhman: Fadli Zon Benar, Jubir Gerindra Dekat dengan Pemerintah

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO -  Waketum Gerindra Fadli Zon menyebut juru bicara partainya dekat dengan pemerintah. Salah satu jubir Gerindra, Habiburokhman justru membenarkannya.

"Bang Fadli benar, kita bukan saja dekat, bahkan Ketum kita bagian dari pemerintahan," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (7/12/2019).

Habiburokhman mengingatkan soal posisi ketum Prabowo Subianto yang kini sudah menjadi bagian dari pemerintah. Prabowo dipilih Jokowi sebagai menteri pertahanan.

"Secara umum kita tegak lurus dengan sikap politik Pak Prabowo. Kalau Pak Prabowo di pemerintahan tentu kita harus jaga beliau," sebut Habiburokhman.

Ketua DPP Gerindra ini menegaskan, pihaknya sejalan dengan keputusan sang ketum, termasuk kebijakan yang kini masuk ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Habiburokhman menyebut Gerindra percaya dengan keputusan Prabowo.

"Kami percaya Pak Prabowo selalu dan akan selalu membuat putusan terbaik untuk rakyat," tutur anggota Komisi III DPR itu.

"Bagi seluruh kader Gerindra tidak ada dikotomi loyalitas ke partai dan Pak Prabowo dengan loyalitas ke rakyat, karena pasti Gerindra dan Pak Prabowo loyal pada rakyat. Jadi secara politik semua kader Gerindra ya dekat dengan pemerintah," sambung Habiburokhman.

Seperti diketahui, Prabowo menunjuk lima juru bicara khusus untuk partainya. Jubir khusus ini bertugas menyampaikan sikap resmi partai. Kelima jubir Gerindra itu adalah Sekjen Ahmad Muzani, Waketum Sufmi Dasco Ahmad, Waketum Sugiono, Habiburokhman, dan Ketua DPP Ahmad Riza Patria.

Fadli Zon yang tak ditunjuk menjadi jubir oleh Prabowo angkat bicara. Ia menduga mereka yang ditunjuk sebagai juru bicara partai adalah yang dekat dengan lingkaran penguasa.

Fadli awalnya menjelaskan selama ini tidak ada istilah juru bicara di Partai Gerindra. Dia lalu menyinggung orang-orang yang dekat dengan pemerintahlah yang saat ini ditunjuk sebagai juru bicara.

"Tapi saya juga belum lihat apa yang dimaksud dengan juru bicara khusus. Tapi dugaan saya ini terkait dengan karena Gerindra posisi, tentu dicari orang-orang yang terkait dengan penguasa, dengan kekuasaan, dengan pemerintah, gitu," kata Fadli saat dihubungi detikcom, Jumat (6/12).[]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita