Tanggalkan Nama Muhammad, Reza Oktovian Tak Yakini Surga & Neraka
logo

22 Oktober 2019

Tanggalkan Nama Muhammad, Reza Oktovian Tak Yakini Surga & Neraka

Tanggalkan Nama Muhammad, Reza Oktovian Tak Yakini Surga & Neraka

GELORA.CO - Reza 'Arap' Oktovian menjadi sorotan setelah blak-blakan masalah pribadinya. Ia baru saja mengungkap nama aslinya dan identitasnya ke publik via medsos.

Gamer dan YouTuber bicara soal masa lalu dan keberagaman kepercayaan dalam keluarga.

Yang paling dibicarakan publik tentu adalah keputusan sang gamer dan YouTuber menghapus nama Muhammad di depan namanya.

Kini, lewat YouTube Deddy Corbuzier, Reza Oktovian juga mengungkapkan hal mengejutkan terkait pengalaman mengerikannya mati suri.

"I don't believe any heaven and hell. Because gue udah pernah meninggal. Jadi, gua tidak percaya. Gua pernah mati suri 12 jam, umur 9 tahun. Gua udah divonis meninggal, gua bangun di kamar mayat," terang Reza kepada Deddy Corbuzier.

Selama ini Reza yang juga sempat terjun ke dunia tarik suara itu mengaku bahwa ia selalu menyembunyikan privasinya ke publik, termasuk umur. Kepada Deddy, ia menyebut bahwa dirinya punya ragam alasan untuk itu.

"Gue nggak kasih tahu agama juga, di sini gue kasih taju semua, gue selalu lari, gue sembunyi dan umpetin karena banyak alasan," ungkap Reza lagi.

Soal menanggalkan nama Muhammad, Reza Arap mengaku terbebani dengan nama pemberian ibunya.

Tapi menurut Reza, nama itu adalah nama yang sangat bagus. Tapi pada akhirnya ia terbebani dan secara resmi menghilangkan nama depannya secara resmi.

"My real was Muhammad Reza Oktovian, tapi gue udah ubah dan itu legal," ungkap Reza di YouTube Deddy Corbuzier.

"Kenapa lo hapus?," tanya Deddy ke gamer dan YouTuber tersebut.

"Karena itu pemberian nyokap gue, gue nggak pernah malu, gue terbebani nama itu, my body (tato), my behavior, my jobs, banyaklah," urai Reza lagi.

"It's a good name, itu kan nabi, suci men, gue nggak mau merusak itu, itu beban, semenjak gue tahu nama sampai gue ganti," sambung Reza Oktovian.[dtk]
Loading...
loading...