Jokowi: Beban Berat Jakarta Bukan Kesalahan Anies

Jokowi: Beban Berat Jakarta Bukan Kesalahan Anies

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Presiden Joko Widodo telah resmi memilih Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai tempat untuk memindak pusat pemerintahan. Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara menjadi lokasi spesifik ibukota baru berdiri.


Joko Widodo turut menguraikan alasan ibukota harus dipindah dari DKI Jakarta. Salah satunya lantaran Jakarta menyangga beban yang terlalu berat. Sebab merangkap pusat pemerintahan, bisnis, keuangan, perdagangan, dan jasa.

Namun demikian, mantan walikota Solo itu tidak buru-buru menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas beban berat ibukota tersebut.


“Ini bukan kesalahan Pemprov DKI Jakarta. Tapi kita tidak bisa terus menerus membiarkan beban Jakarta yang makin berat itu,” terangnya dikutip dari akun Twitter pribadi sesaat lalu, Senin (26/8).

Menurutnya, Jakarta tetap akan menjadi prioritas pembangunan meski ibukota nanti dipindah. Jakarta akan dikembangkan menjadi kota bisnis, keuangan, pusat perdagangan, dan jasa skala regional dan global.

“Urban regeneration yang dianggarkan Rp 571 T tetap jalan. Pembahasannya sudah teknis, siap dieksekusi,” pungkasnya. (Rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita