Anies Yakin Pemprov DKI Bisa Balik Modal Selenggarakan Formula E

Anies Yakin Pemprov DKI Bisa Balik Modal Selenggarakan Formula E

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Menjadi tuan rumah Formula E pada tahun 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus merogok kocek guna mempersiapkan semuanya sebesar Rp 345 miliar.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, dana tersebut nantinya akan disetor biaya 24,1 juta dolar AS kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) untuk menjadi tuan ruamh Formula E pada tahun 2020 mendatang.

"Saya beri daftarnya ya. Untuk Formula E biaya penyelenggaraannya 24,1 juta dolar Amerika ya. Untuk MotoGP biaya penyelenggaraannya 7-9 juta dolar, F1 29,4 juta dolar, piala dunia 11.600 juta dolar," jelas Anies di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (13/8).

Meski banyak, Anies yakin timbal balik penyelenggaraan Formula E akan menghasilkan pergerakan perekonomian dalam proyeksi konservatif sekitar Rp 1,2 triliun.

"Jadi, kita keluarkan biaya tapi akan dapat Rp 1,2 triliun. Itu baru prediksi konservatif. Apalagi kalau asumsi penonton, akan sangat konservatif sekali. Jadi, Insya Allah (pendapatan) bisa lebih besar lagi," tambahnya.

Di hari yang sama, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyetujui anggaran terkait dengan penyelenggaraan formula E yang akan digelar pada 2020 mendatang sebesar Rp 360 miliar.

Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga DKI (Dispora) anggaran tersebut disetujui dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019.

"Baik Formula E berarti Rp 360 miliar adanya di Dispora. Karena tadi salah ngitung mata uang (dollar) jadinya Poundsterling. Jadi total Rp 360 miliar," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana dalam rapat KUPA-PPAS 2019 di Gedung DPRD DKI.(rmol)

BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita