BPN Jawab soal Andi Arief yang Sebut Saran Demokrat Selalu Ditolak oleh 02: Kapan Beri Masukan?
logo

9 Juni 2019

BPN Jawab soal Andi Arief yang Sebut Saran Demokrat Selalu Ditolak oleh 02: Kapan Beri Masukan?

BPN Jawab soal Andi Arief yang Sebut Saran Demokrat Selalu Ditolak oleh 02: Kapan Beri Masukan?

GELORA.CO - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Andre Rosiade mempertanyakan kritik yang diberikan oleh politisi Demokrat Andi Arief.

Dilansir oleh Kompas Tv, mulanya Andi Arief menuliskan kritik untuk Prabowo-Sani di akun Twitter miliknya pada Jumat (7/6/2019).

Berikut ini bunyi kritikan dari Andi Arief:

"Meski tidak yakin akan kemenangan 02, namun Partai Demokrat, SBY, dan AHY tetap berupaya mencari jalan yang benar agar 02 menang. Berkali-kali mengusulkan sesuatu yang positif namun selalu ditolak oleh 02. Kawan yang baik adalah yang mengajarkan hal benar," tulis Andi Arief.

Menanggapi hal itu, Andre Rosiade mengatakan tak sepantasnya Andi Arief melontarkan kritikan maupun saran untuk kubu 02 melalui media sosial.

"Penting loh dalam beretika koalisi apalagi kita baca cuitannya hari ini kami sudah memberikan saran, kami sudah berikan masukan," kata Andre pada Kompas Tv, Minggu (9/6/2019).

Menurutnya, Andre tak pernah sekalipun melihat Andi Arief untuk datang langsung memberikan kritikan ke BPN Prabowo-Sandi.

Lalu Andi Arief dianggap telah memberikan kontribusinya sebagai kader dari partai koalisi pendukung 02.

"Pertanyaan saya come on kapan Andi Arief datang ke BPN Prabowo-Sandi, kapan Andi Arief memberikan masukan?," kata Andre.

"Anda enggak pernah datang, enggak pernah aktif lalu Anda berhalusinasi memberikan masukan."

Namun, saat ini Andre meminta agar Demokrat solid menjadi koalisi 02 dengan mengawal proses gugatan pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Jadi sekali lagi kalau masih mau berkoalisi sampai proses MK ini ayo, ada masukan disampaikan baik-baik, disampaikan secara langsung bukan melakukan cuitan di Twitter yang akhirnya memicu keresahan malah merong-rong kesolidan koalisi."

Lihat videonya menit ke 1:40:


[tn]
Loading...
loading...