Viral di IG Prajurit TNI Bujuk KKB Serahkan Diri, Begini Reaksi Anggota KKB yang Sembunyi Ketakutan
logo

28 Maret 2019

Viral di IG Prajurit TNI Bujuk KKB Serahkan Diri, Begini Reaksi Anggota KKB yang Sembunyi Ketakutan

Viral di IG Prajurit TNI Bujuk KKB Serahkan Diri, Begini Reaksi Anggota KKB yang Sembunyi Ketakutan

GELORA.CO - Sebuah video memperlihatkan sejumlah anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau KKB dibujuk oleh anggota TNI untuk menyerahkan diri.

Video itu diunggah oleh akun Instagram @info_komando yang didapat dari akun @para_petarung, pada Selasa (26/3/2019).

Pada keterangan video disebutkan terjadi saat Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pam Rawan) yang bertugas di Pos Illu Kabupaten Puncak Jaya Papua, melaksanakan penyergapan terhadap kelompok KKB.

Pada video itu tampak seorang anggota TNI berpangkat Prajurit Satu (Pratu) bernama Kreku, menghampiri anggota KKB yang terlihat berada di semak-semak.

Ternyata Pratu Kreku dan rekannya tengah membujuk anggota KKB yang ketakutan dan bersembunyi di semak-semak.

Para anggota TNI itu terdengar tengah membujuk anggota KKB dengan nada yang ramah,

"Nah tidak apa-apa," ujar perekam, seperti dikutip TribunWow.com.

"Mari ke sini, kamu takut sekali kah?," ujar anggota TNI dengan pelan.

Perlahan tampak dua anggota KKB yang menenteng senjata keluar dari semak-semak mendekati TNI perlahan.

"Ini mari kita ke pos, tidak apa-apa, kami tidak bikin apa-apa," ujar anggota TNI tersebut.

Terlihat dua anggota KKB itu terlihat tersenyum.

"Ini pegang dulu, foto dulu," ajak anggota TNI lainnya.

Dalam caption unggahan dijelaskan kronologi awal bagaimana anggota TNI menemukan persembunyian anggota KKB.

Awalnya, Pratu Kreku yang merupakan prajurit Raider Yonif RK 751/VJS berhasil menyergap KKSB Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Bilkuis Kogoya yang membawa senjata api standar militer.

"Penyergapan dipimpin Danpos Lettu Inf Sukma.

Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf M Aidi, penyergapan berjalan dengan sukses dan berhasil membekuk tersangka Bilkuis Kogoya tanpa letusan senjata.

Namun Sayang, Bilkuis Kogoya ternyata tidak membawa senjata, dia hanya membawa tas noken yang berisi HP, bendera Bintang Kejora dan sejumlah barang bukti (barbuk) lainnya.

Namun saat yang bersangkutan dibawa ke Pos dan diintrogasi, Bilkuis Kogoya mengakui bahwa senjatanya saat ini dibawa oleh temannya yang sedang berada di sebuah Honay dipinggir Sungai Dolinggame Distrik Illu."

Kapendam XVII/Cenderawasih menjelaskan, dengan diarahkan oleh Bilkuis, anggota Pos lalu kembali melaksanakan penyergapan ke arah Honay.

Dan ditemukanlah dua anggota KKB yang merupakan rekan Bilkuis sedang bersembunyi ketakutan tidak mau keluar.

Kedua orang itu bernama Nimoya Kogoya dan Komisi Kogaya, dan dipastikan menyimpan senjata standar militer sesuai keterangan Bilkuis.

"Kapendam menjelaskan, anggota Pos lalu kembali melaksanakan penyergapan ke arah Honay yang ditunjukkan oleh Bilkuis. Ternyata di dalam Honay tersebut terdapat 2 orang teman Bilkuis atas nama Nimoya Kogoya dan Komisi Kogaya, dan dipastikan menyimpan senjata standar militer sesuai keterangan Bilkuis.

Menurut Kapendam, anggota Satgas mengepung Honay dan meminta penghuninya keluar menyerahkan diri. Namun keduanya bersembunyi ketakutan tidak mau keluar.

Anggota Satgas berusaha membujuk tersangka agar keluar menyerahkan diri dan akan dijamin keamanannya."

Diceritakan saat itu Pratu Kreku sempat melepaskan senjata yang dipegangnya dan membujuk KKB.

Hal itu dilakukan agar anggota KKB keluar menyerahkan diri dan akan dijamin keamanannya.

"Untuk meyakinkan tersangka bahwa mereka tidak akan disakiti, tiba-tiba Praka Kreku berdiri dan melepaskan perlengkapannya serta meletakkan senjatanya kemudian mendekati Honay sambil mengajak kedua tersangka keluar dari persembunyiannya.

Pratu Kreku dikawal oleh rekannya Praka Oktovianus Kainama, sedangkan anggota Tim yang lain bersiap siaga mengantisipasi kemungkinan terburuk akan terjadi," ungkap Kapendam," tulis @info_komando.

Postingan inipun mendapat beragam komentar dari warganet.

Banyak warganet yang mengapresiasi cara anggota TNI itu meluluhkan hati anggota KKB dengan pendekatan persuasif.

"Subhanallah, sejatinya OPM juga sesama rakyat Indonesia hanya saja mereka sedang tersesat oleh ambisi," tulis @kukilo078

"Tugas yg berat serta mulia, tdk semua kekerasan dilawan dgn kekerasan. Hidup TNI," komentar @si_adoen.

"Bravo TNI salut banget dengan jalan dan strategi yg di tempuh.. bravo bravo bravo," tulis akun @usef_reds.



Loading...
loading...