Beredar Video Ustaz Irfan Sekarat Usai Diperiksa Polisi, Polda Sumut Bilang Begini
logo

9 Februari 2019

Beredar Video Ustaz Irfan Sekarat Usai Diperiksa Polisi, Polda Sumut Bilang Begini

Beredar Video Ustaz Irfan Sekarat Usai Diperiksa Polisi, Polda Sumut Bilang Begini

GELORA.CO - Ketua Kesatuan Aksi Umat Islam (KAUMI) Sumatera Utara (Sumut) Ustaz H Irfan Hamidi dikabarkan koma usai menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

Informasi ini dikabarkan lewat akun resmi Twitter Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara, @gnpfulama_sumut.

Akun ini mengunggah video Ustaz Irfan sedang sekarat. Dalam video itu, beberapa orang tampak mengelus-elus dada Ustaz Irfan sambil berdoa. Terdengar suara seorang wanita menangis tanpa henti.

“ZALIMNYA Polisi zaman NOW, Tokoh ummat (H. Irfan-Ketua KAUMI) sedang sakit dipaksa PANGGIL ke markas. Sungguh pemaksaan yang TAK beradab, akibatnya beliau sakit lagi dan langsung dibawa ke rumah sakit,” tulis akun tersebut.

Pada postingan berikutnya, Twitter @gnpfulama_sumut mengabarkan bahwa Ustaz Irfan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Kolombia Medan.

“Assalamu’alaikum! Para Ustadz, pejuang keadilan, tolong doakan Haji Irfan Hamidy Ketua KAUMI yg sekarang dibawa ke rumah sakit Colombia medan, semoga ALLAH berikan kekuatan dan kesehatan kepada beliau, Aamiin,” cuitnya.


Video dan foto Ustaz Irfan sedang sakit langsung menyebar di media sosial dan grup WhatsApp. Video dan foto itu disertai keterangan bahwa Utaz Irfan sakit usai diperiksa polisi.

“Haji Irvan tokoh melayu belawan dipaksa bawa ke ditreskrimsus poldasu dalam keadaan sakit dan dalam rekomendasi istirahat total oleh dokter akhirnya koma di ruang pemeriksaan ditreskrimsus poldasu. Saat ini di larikan ke rs columbia dalam keadaan kritis dan coma,” demikian isi pesan berantai tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dihubungi, membantah kabar tersebut.


Awalnya, Tatan mengaku belum dapat informasi terkait kondisi Ustaz Irfan. “Saya belum dapat info mbak. Saya cek dulu,” ujarnya kepada Pojoksumut.com.

Sekitar 30 menit kemudian, Tatan menjelaskan bahwa Ustaz Irfan memang sakit dan menjalani perawatan di RS Columbia. Namun dia membantah Ustaz Irfan diperiksa polisi hingga masuk rumah sakit.

“Tadi yang bersangkutan diketahui berada di RS Columbia. Tidak benar kalau yang bersangkutan diperiksa penyidik. Apalagi sampai kondisi koma. Pesan berantai itu hoax,” pungkas Tatan.[psid]
Loading...
loading...