Yuk, Catat! Ini Imbauan dan Larangan Bagi Peserta Reuni 212
logo

1 Desember 2018

Yuk, Catat! Ini Imbauan dan Larangan Bagi Peserta Reuni 212

Yuk, Catat! Ini Imbauan dan Larangan Bagi Peserta Reuni 212


GELORA.CO -  Reuni 212 akan digelar di Monas pada Minggu 2 Desember 2018. Seluruh elemen yang hadir diminta mematuhi aturan dan imbauan mulai dari Habib Rizieq Syihab hingga Bawaslu.

Rangkaian Reuni 212 rencananya mulai diselenggarakan pukul 03.00-12.00 WIB. Acara ini akan diisi mulai dari salat tahajud bersama, kemudian salat subuh berjemaah, lalu juga akan ada 'Tauhid Milenial Awards' dan pengibaran satu juta bendera tauhid warna-warni di kawasan Monas.

Demi menjaga keamanan reuni 212, Polda Metro Jaya mengerahkan 20 ribu personel. "Jadi ada 20.000 personel gabungan dari TNI, Polri dan juga oleh pemerintah daerah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada Jumat 30 November 2018.

Berikut imbauan dan larangan bagi peserta reuni 212:

1. Segenap Elemen Diajak Hadir

Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab menyampaikan sejumlah permintaan atau request menjelang reuni 212. 

Dia mengajak seluruh pimpinan masjid dan pesantren, tokoh ormas, hingga akademisi, dokter hingga pengusaha, petani hingga artis, TNI dan Polri hadir di reuni 212.

2. Jaga Kebersihan

Habib Rizieq meminta agar para peserta reuni menjaga kebersihan dan kenyamanan. Ini penting untuk mewujudkan kedamaian di aksi reuni.

"Ayo jaga reuni akbar 212 agar tetap bersih dan tertib, aman, nyaman, tenang, dan senang, sehingga tetap menjadi reuni yang super damai, insyaallah," kata Rizieq.

3. Jangan Rusak Taman dan Kasar

Habib Rizieq berpesan agar para peserta tidak berkata kasar selama reuni. Peserta tidak diperkenankannya mengganggu orang lain dan merusak tanaman.

"Jangan ganggu orang lain, jangan rusak taman dan tanaman, jangan buang sampah sembarangan, jangan berkata kasar atau kotor, jangan buat kemaksiatan dan kemungkaran," kata Rizieq.

4. Hormati Aparat

Request Habib Rizieq keempat, semua peserta harus menghormati aparat keamanan sembari menjaga para habaib dan ulama.

5. Kibarkan Bendera Tauhid Aneka Warna

Habib Rizieq meminta peserta mengibarkan bendera Indonesia sekaligus bendera tauhid. "Ingat, hormati aparat keamanan, jaga para habaib dan ulama, perbanyak zikir dan selawat. Kibarkan bendera Merah Putih dan kibarkan sejuta bendera tauhid dalam aneka warna," kata Rizieq.

6. Kumpulkan Sampah

Imbauan juga disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta. Dinas LH DKI berharap peserta aksi reuni 212 tertib mengumpulkan sampah. 

"Dinas LH mengharapkan agar reuni 212 bisa mengulang suasana tertib dan nyaman termasuk kedisiplinan massa yang terorganisir mengumpulkan sampah ke dalam karung-karung sehingga memudahkan petugas pasukan oranye dinas LH dan PPSU kelurahan dalam penanganannya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/11/2018).

Isnawa mengatakan, pihaknya akan menyebar 500 personel pasukan oranye untuk penanganan sampah. Ratusan petugas itu disebar di sekitar Masjid Istiqlal dan Jl Medan Merdeka, Monas, Patung Tani, hingga depan gedung Indosat.

7. Jangan Kampanye Pilpres

Bawaslu mengimbau tidak ada unsur kampanye dalam reuni 212. Bawaslu mengatakan kampanye tidak boleh dilakukan, baik oleh peserta maupun panitia acara.

"Iya semua peserta reuni 212 nggak boleh berkampanye, baik panitia dan peserta," ujar anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, saat dihubungi, Kamis (29/11/2018).

Bagja mengatakan kampanye dilarang, baik kampanye pilpres maupun caleg. Selain itu, peserta atau panitia reuni 212 dilarang menghina atau menyampaikan ujaran kebencian.

8. Dilarang Kibarkan Bendera HTI

Ketum PA 212 Slamet Ma'arif menegaskan peserta acara reuni 212 dilarang mengibarkan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Peserta diminta untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan Kalimat Tauhid.

"Kami juga taat hukum, izin HTI sudah dicabut oleh karena simbol HTI dalam aturan yang ada tidak boleh, saya pastikan besok (reuni 212) HTI tidak ada. Ketika tidak dilarang silakan, tidak ada larangan menyebarkan bendera kalimat tauhid, kemarin sudah di depan Pak Menko Polhukam sepakat, sehingga besok kita akan kibarkan merah putih dan bendera tauhid berbagai warna," ujar Slamet saat diskusi Polemik Trijaya bertema 'Seberapa Greget Reuni 212' di d'Consulate Resto, Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Menurut dia, jika ada bendera HTI dikibarkan peserta maka pihak panitia akan menurunkan dan mengambilnya. 

9. Langsung ke Monas dan Taat Komando

Peserta reuni 212 disarankan langsung menuju Monas karena semua rangkaian acara Reuni Akbar Mujahid 212 berlangsung di Monas, adapun kendaraan dipersilakan parkir di area parkir yang sudah disiapkan (IRTI, Lapangan Banteng, Lemhanas, Istiqlal, dll) dan diharapkan sudah ada di Monas selambat-lambatnya sebelum pukul 05.00 WIB agar tidak terkena pengalihan jalur lalu li

Jemaah Reuni Akbar Mujahid 212 wajib menjaga ketertiban dan kedamaian serta kebersihan selama acara berlangsung dan taat pada komando panitia. [dtk]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...