Netizen Bongkar dengan Data atas Klaim Erick Thohir Sebut Jokowi Unggul di Media Sosial
logo

Selasa, 11 Desember 2018

Netizen Bongkar dengan Data atas Klaim Erick Thohir Sebut Jokowi Unggul di Media Sosial

Netizen Bongkar dengan Data atas Klaim Erick Thohir Sebut Jokowi Unggul di Media Sosial


GELORA.CO - Klaim Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin soal kampanye di media sosial Twitter unggul dari kubu Prabowo-Sandi dibongkar netizen.

Awalnya Erick menyebut kubu Jokowi-Ma’ruf lebih banyak menjadi perbincangan di media sosial, termasuk program yang digulirkan.

“Saya sampaikan tadi ke relawan Bravo 5 bahwa secara sosial media itu kami sudah menang, di Twitter kita bisa lihat banyak sekali kami menjadi trending topic,” kata Erick di Golden Boutique Hotel, Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Hal itu, kata Erick, terlihat dari terkalahkannya tanda pagar (tagar) #2019GantiPresiden dengan tagar yang menginginkan agar Jokowi melanjutkan kepemimpinannya ke periode kedua.

Selain di Twitter, TKN juga menggerakan relawannya untuk berkampanye di platform sosial media lainnya seperti Facebook dan Instagram. Dengan demikian hasil yang didapat akan lebih optimal.

“Untuk relawan sendiri saya mengucapkan terima kasih karena telah melakukan gerakan yang luar biasa,” ujar Erick.

Netizen yang diketahui merupakan media berbasis data di media sosial, menetis klaim Erick Thohir dengan sejumlah bukti.

“Data kami jumlah tagar #JokowiLagi dan #2019GantiPresiden dari tgl 30-Nov-2018 s/d 9-Des-2018. Menanggapi klaim Bapak @erickthohir,” cuitnya.

Ia kemudian membeberkan jumlah tagar #JokowiLagi dan #2019GantiPresiden. Hasilnya sebagai berikut:

“Tagar #JokowiLagi 65 ribuan, tagar #2019GantiPresiden 249 ribuan. Proporsional dengan data 1 minggu “Drone Emprit” Mas @ismailfahmi,” kicaunya.


Dengan demikian, netizen minta Erick Thohir juga menyajikan data sesuai klaim yang dia sampaikan. Tujuannya agar bisa dipelajari netizen lain.

“Kami akan senang kalau Pak @erickthohir juga menyajikan data sebagai pendukung klaim bahwa tagar #JokowiLagi lebih bergaung dibanding tagar #2019GantiPresiden. Akan menjadi proses pembelajaran yg berharga bagi netizen,” tutupnya. [swr]

Loading...

Komentar Netizen

loading...