Dukungan Warganet untuk Dubes Arab Saudi
logo

5 Desember 2018

Dukungan Warganet untuk Dubes Arab Saudi

Dukungan Warganet untuk Dubes Arab Saudi


GELORA.CO - Warganet ramai-ramai memberikan dukungan terhadap Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Al-Suaibi yang memberikan cuitan atas Reuni Akbar 212 akibat pembakaran bendera tauhid yang digelar di Monas, Jakarta pada Minggu (2/12/2018).

Osama menuliskan cuitan melalui akun twitternya @Os_alshuibi pada Minggu (2/12). Dalam statusnya, Osama menuliskan memakai Bahasa Arab dan dianggap menyinggung organisasi GP Anshor dan Banser sehingga PBNU menyesalkan cuitan Osama tersebut.

Osama menyebut Reuni Akbar 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera tauhid oleh orang atau organisasi yang sesat.

"Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu," begitu sepenggal isi cuitan Dubes Arab Saudi lewat akun @Os_alshuibi yang diterjemahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj.

Kemudian, muncul hastag #PBNUProtesDubesSaudi yang menjadi trending topic. Tentu, ada netizen yang mendukung sikap PBNU atas keberatan cuitan Osama. Namun, tak sedikit juga yang memberikan pembelaan terhadap Osama.

Berikut komentar-komentar netizen yang dikutip INILAHCOM, Selasa (4/12/2018):

babah Izzati @ar_rivai: Jangan baper lah... emangnya situ kelompok menyimpang?! Kalau bukan, kenapa ngamuk woy ...?! Woles lah! #PBNUProtesDubesSaudi

17 April #PrabowoSandi2019 #PrabowoSandiNo2 @Gen_AlMaidah_54: #PBNUProtesDubesSaudi. Doi gak nyebutin nama, lha kalian @saidaqil @GPAnsor_Satu yang baper..!!

#SukaSukaKamu @waanwawanwaan: Sebenarnya bentuk ikut campur urusan politik dalam negerinya dimana? Dubes Saudi 'kan tidak menekan pihak manapun. Kenapa IMF dan WB datang & atur-atur Indonesia, tidak ada yang protes. Malah mengelu-elukan Game of Thrones. #PBNUProtesDubesSaudi

abu rayhan @RifaiChabib: membakar bendera tauhid, membubarkan pengajian, menjaga gereja.. semua golongan yang tidak sejalan dengan kelompoknya dibilang tidak pancasilais, anti NKRI .... setelah dibilang sesat ngamuk... #PBNUProtesDubesSaudi

aden.emon90 @AEmon90: Bendera tauhid bukan hanya milik muslim RI, tapi juga milik muslim dunia. Konyol kalau selalu diidentikan dengan HTI. Wajar Arab Saudi protes kalau ada yang membakarnya. Gunakanlah logika dan akal sehat anda sebaik-baiknya. #PBNUProtesDubesSaudi

ridwan @mooohamad: yang dilakukan Kedubes Arab ITU udah benar, orang yang membakar bendera Tauhid ITU menyimpang! bukan pula mencampuri urusan negara, karena bendera ITU bendera seluruh ummat Islam di dunia!#PBNUProtesDubesSaudi

berusaha lbh baik.. @ivanespe23: Ngerasa jadi ormas yang menyimpang gak? Kalau gak ngerasa, ya tuduhan Dubes bukan buat sampean..
#PBNUProtesDubesSaudi

imam prasetyo @_imamprasetyo: Yang sesat itu banser? Dimana sesatnya? Kan cuma membakar bendera berkalimah tauhid, ngusir UAS dan bubarin pengajian? Wah dubesnya ngawur. Banser itu dipuja-puji rakyat se-Indonesia lho! Sembarangan banget nuduhnya.
#PBNUProtesDubesSaudi.

Seperti diberitakan, melalui kicauan di akun Twitter, Dubes Saudi untuk RI Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi menyebut Reuni Akbar 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera tauhid oleh orang atau organisasi yang sesat.

"Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu," begitu sepenggal isi cuitan Dubes Arab Saudi lewat akun @Os_alshuibi yang diterjemahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj.[inc]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...