Jokowi Mau 'Tabok' Penyebar Hoax, Megawati: Jangan Pilih Pemimpin Tukang Tabok Rakyat
logo

25 November 2018

Jokowi Mau 'Tabok' Penyebar Hoax, Megawati: Jangan Pilih Pemimpin Tukang Tabok Rakyat

Jokowi Mau 'Tabok' Penyebar Hoax, Megawati: Jangan Pilih Pemimpin Tukang Tabok Rakyat


GELORA.CO -  Presiden Jokowi kembali mengeluarkan pernyataan keras. Kini Jokowi menyatakan akan menabok penyebar fitnah yang menyebut dirinya terkait PKI.

Jokowi menyebut dirinya sudah sabar dalam menanggapi hoax tersebut dalam 4 tahun terakhir dan kini saatnya ia menangkis hoax itu.

"Ini yang kadang-kadang, haduh, mau saya tabok, orangnya di mana saya cari betul. Saya ini sudah 4 tahun diginiin," tuturnya.

Diksi 'tabok' yang dilontarkan oleh calon presiden nomor urut 01 tersebut ternyata bertentangan dengan pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri beberapa waktu lalu. Ibu Megawati melarang untuk memilih pemimpin tukang tabok rakyat.

"Apakah kalau jadi pemimpin boleh berbicara keras pada rakyatnya? Apakah boleh menabok rakyatnya? Artinya, kalau ada yang melakukan itu, jangan dipilih. Jangan sampai karena lima menit memilih, penyesalannya lima tahun," ungkap putri Bung Karno itu, dilansir liputan6.com 23 Juni 2018.

Berita ini menjadi perbincangan netizen di instagram,



Berikut ini komentar netizen,

gunawan_noegraha: Emaaaaaaaaaak......Tuuuuuuuh petugas partai emak dede kowi yg mau nabok org yg suka ngomongin dede jelek...Yang katanya dede kowi kacung....

plongaplongo_pahpoh: Gimana tuh tong ! @_agussukarno_ !! Anaknya moo nabok, emaknya bilang jangan pilih tukang tabok!

ibu_tanti: Sendiko dawuh eyang Ega..Saya sekeluarga juga ogah banget kok milih presiden yg nabok rakyatnya...saya manut2 saja sama dawuh eyang Ega.. biar gk kuwalat...😂😂😂 []

Loading...

Komentar Pembaca

loading...