Charlie Simarmata: Saya Mendukung Reuni 212, Lalu Kau Mau Apa?
logo

29 November 2018

Charlie Simarmata: Saya Mendukung Reuni 212, Lalu Kau Mau Apa?

Charlie Simarmata: Saya Mendukung Reuni 212, Lalu Kau Mau Apa?


GELORA.CO -  Nama Charlie Simarmata sedang trending dan ramai dibicarakan di jagad dunia maya. Sudah dua hari belakangan ini, status yang ditulisnya di akun Facebook menjadi viral.

Kemarin (Rabu, 28/11), dia menulis status yang isinya memberi dukungan pada kegiatan Reuni 212 yang akan diselenggarakan hari Minggu mendatang (2/12). 

Banyak anggota masyarakat yang menilai bahwa reuni yang akan dipusatkan di Silang Monas, Jakarta Pusat itu adalah kegiatan umat Muslim.

Charlie mencoba memberikan pandangan sebaliknya bahwa Reuni 212 sama sekali tidak ada kaitannya dengan isu agama dan sektarianisme lainnya. 

“Saya, Charlie Simarmata, lahir di Medan, agama Katolik, Pancasilais, nasionalis, NKRI harga mati, bukan kader partai, bukan caleg, pendukung total oposisi Prabowo-Sandi,” ujarnya. 

Dia menambahkan bahwa dirinya hadir mendukung aksi 212 tahun 2016. Juga hadir di kegiatan Reuni 212 tahun lalu. 

“Siap hadir dukung 212, 2018. Kau tidak senang? Lalu kau mau apa?” tulisnya lagi.

Status Charlie ini disambut hangat warga dumay. Sampai sejauh ini s udah 26 ribu pembaca memberikan respon untuk status itu. Ada emoticon jempol pertanda suka, emotikon hati dan emotikon orang tertawa lebar. 

Dari 7.300 komentar yang masuk, hampir semua bernada positif. 

Pemilik akun Hapcin Suhairy, misalnya, menulis, “Bapak adalah insan yang tidak memikirkan kelompok etnis dan agama. Tapi Bapak memikirkan nasib bangsa. Tiga jempol untuk Bapak.”

“Agama itu urusan individu dengan Tuhan mereka. Urusan bela negara itu urusan semua warganegara. Tidak ada bambu runcing berlabel agama apapun,” tulis Rien Soewardji pula.

Sementara pemilik akun Udi Hartono mengatakan, Reuni 212 tidak sekadar masalah umat Muslim semata. 

“Tapi masalah keadilan seluruh rakyat,” tulisnya.

Sampai tulisan ini dinaikkan, status Charlie Simarmata itu telah dibagikan tak kurang dari 10 ribu kali. [rmol]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...