Viral, Video Nusron Dihadang Warga Luar Batang dan Diteriaki Ganti Presiden
logo

26 Oktober 2018

Viral, Video Nusron Dihadang Warga Luar Batang dan Diteriaki Ganti Presiden

Viral, Video Nusron Dihadang Warga Luar Batang dan Diteriaki Ganti Presiden


GELORA.CO - Sejumlah video viral di media sosial youtube sejak Jumat (26/10/2018) dinihari. Dalam video tersebut tampak sejumlah orang meneriaki Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid setelah selesai ziarah dari makam Habib Luar Batang, Jakarta. Bahkan, ada sekelompok orang meneriakinya dengan ganti presiden.

Video ini bisa disaksikan di Youtube dengan judul “Viral! Nusron Wahid Diusir Warga Luar Batang, Komplek Makam Habib Husain bin Abu Bakar Alaydrus”.

Atau di video yang lain dengan judul “Nusron Wahid Diusir Warga saat Ziarah di Luar Batang”.

Dalam video ini terlihat, Nusron diteriaki warga ganti presiden dan ada yang seperti melempar air ke arah Nusron. Ia terlihat tenang dikelilingi puluhan warga di lokasi ziarah. Terlihat, ada juga warga yang berani mendekati Nusron serta membentangkan sebuah bendera hitam dengan tulisan putih yang berisi kalimat tauhid.

Dalam video ini, Nusron hanya diam saja dan tidak memberikan komentar kepada warga yang mengelilinginya. Video ini berdurasi 18 detik. Tidak jelas siapa yang mengunggah hal tersebut di media sosial.

Berikut pernyataan Nusron terkait kejadian tersebut:

"Saya datang ke makam Luar Batang sekitat 10.30. Tiba-tiba ada yang teriak-teriak 2019 ganti Presiden. Saya tidak tanggapi dan langsung wudlu. Terus ada yang teriak Banser menyusup. Saya masuk ke mesjid untuk sholat. Habis itu, ziarah ke makam seperti biasa sambil zikir. Pukul 11.45 saya keluar makam. Tiba2 di depan mesjid ada kerumunan orang sambil membentangkan bendera hitam bertulisan Laa ilaaa ha illlaah, yang kerap dipakai HTI. Saya cuekin dan sapa dengan senyum. Karena mereka makin brutal, maka ada beberapa pengurus mesjid dan sejumlah Habib (tidak saya kenal) yang sedang ziarah membantu saya dan mengusir dan membubarkan kerumunan itu. Terus saya pulang. Itu saja," kata Nusron dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/10/2018).

Nusron merupakan pendukung capres cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. Sementara di Pilkada DKI tahun 2017 lalu, ia berada di pihak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [ts]


Loading...
loading...