Polisi: Ada Saksi Yang Mendengar Tiga Kali Rentetan Tembakan
logo

19 Oktober 2018

Polisi: Ada Saksi Yang Mendengar Tiga Kali Rentetan Tembakan

Polisi: Ada Saksi Yang Mendengar Tiga Kali Rentetan Tembakan


GELORA.CO - Pihak Kepolisian mendapatkan keterangan adanya tiga rentetan peluru yang melesat ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Senayan, Jakarta.

"Nanti kita cek lagi ada saksi yang mendengar di lapangan tembak ada tiga kali rentetan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Jumat (19/10).

Dari hasil penyelidikan polisi, Setyo menuturkan, senjata yang digunakan ditambahi suatu alat yang membuat senjata api jenis glock menjadi otomatis. Senjata jenis glock itu, kata Setyo, memiliki mode standar semi otomatis.

"Kalau menembak biasa, semi automatic, nembak satu balik lagi, Kalau automatic dalam hitungan detik itu terus sekali tembak bisa tembakan berkali-kali sehingga slide bolak balik dalam hitungan detik," urai Setyo.

Dengan modus otomatis itu, lanjut Setyo, bila pengguna tidak siap, maka pengguna akan kaget dan menyebabkan peluru tertembak ke arah yang tak terduga.

Sebelumnya, Kepolisian menyimpulkan, peluru tersebut berasal dari dua PNS Kementerian Perhubungan, yakni IAW dam RMY yang berlatih tembak di Lapangan Tembak Senayan, pada Senin (15/10). Keduanya ditetapkan tersangka.

Dari kedua tersangka, polisi menyita dua buah pucuk senjata api jenis Glock 17 dan Akai Custom dengan kaliber 40. Senjata tersebut adalah jenis senjata yang diperuntukkan bagi olahraga. Selain dua pucuk senjata, polisi juga menyita tiga buah magazine serta tiga kotak peluru ukuran 9x19. Kemudian, dua buah magazine dan satu kotak peluru ukuran 40.

Hasil penyelidikan dan penyisiran kepolisian, hingga Kamis (18/10), ternyata ada enam peluru yang diduga tertembak ke enam ruangan di Gedung DPR. Enam lubang ditemukan, namun baru lima proyektil yang ditemukan.

Rincian proyektil yang ditemukan yakni, proyektil di Lantai 16 Ruang 1601 Wenny Warouw Fraksi Gerindra, Lantai 13 Ruang 1313 Bambang Heri Purnama Fraksi Golkar, lantai 10 Ruang 1008 Vivi Sumantri Fraksi Demokrat, Lantai 9 Ruang 0915, Bpk Khatibul Umam Wiranu Fraksi Demokrat, dan Lantai 6 Ruang 0617, Effendi Simbolon Fraksi PDIP. [rmol]

Loading...
loading...