Pasang Foto Sang Ayah di Baliho Pencalegan, Putra Karni Ilyas Dibully Netizen
logo

25 Oktober 2018

Pasang Foto Sang Ayah di Baliho Pencalegan, Putra Karni Ilyas Dibully Netizen

Pasang Foto Sang Ayah di Baliho Pencalegan, Putra Karni Ilyas Dibully Netizen


GELORA.CO -  Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah konfirmasi beredarnya baliho calon legislatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) kepada Presiden ILC, Karni Ilyas.



“Pak @karniilyas ini putranya ya? Nama belakang sama,” tanya Husain di akun @husainabdullah1 disertai unggahan baliho cakeg PAN bernama Romy Bareno Ilyas, Rabu (24/10). 

Pertanyaan Husain tersebut ditanggapi langsung oleh Karni Ilyas.

“Benar Chief, Romy Bareno putra saya. Dia tamatan jurusan politik Ohio State University dan Westminster London. Mantan wartawan Metro dan TV One,” jawab Karni Ilyas.

Pertanyaan Husain ini memantik komentar dan tudingan beragam dari netizen. Salah satunya, netizen yang mempermasalahkan foto Karni Ilyas dibelakang Romy.

Tudingan netizen, Romy tidak memiliki kemampuan, hingga harus memasang foto sang ayah dalam mempromosikan pencalonannya. 

“Kok bawa bawa foto bapaknya sih.Itu pertanda kalau dia gak punya kemampuan.Jangan dipilih yg kayak begini.Kerdilkan aja,” komentar akun Manogi Simarmata.

Komentar dari Manogi ini ditanggai netizen lain, hingga terjadi perdebatan. Komentar senada juga disampaikan netizen lain. 

“Duhh…menjual nama besar bapakx..jika bapakx pengurus partai politik atau ketua parpol mungkin hal yg wajar jika pajang fotox..,” kata akun @tepikirikanan.

Romy merupakan caleg dari PAN yang diketahui sebagai partai oposisi pemerintah. Hal ini menimbulkan tudingan Karni Ilyas selaku ayah dan wartawan senior tidak netral dalam membawakan acara ILC.

“Ohh pantess di @ILC_tvOnenews begitu… ternyata @karniilyas kampret toh.” tulis @antuyyay.

Kendati kicauannya ramai dikomentari beragam oleh netizen, Husain hanya membalas jawaban dari Karni Ilyas. 

“Waah luar biasa latar belakang ilmu dan pengalamannya. Mantap,” kata Husain membalas komentar Karni Ilyas. [swr]

Loading...
loading...