Kisah Tokoh PDIP yang Pindah ke PKS melalui Perantara Anaknya
logo

20 Oktober 2018

Kisah Tokoh PDIP yang Pindah ke PKS melalui Perantara Anaknya

Kisah Tokoh PDIP yang Pindah ke PKS melalui Perantara Anaknya


GELORA.CO - Lama meniti karir politik melalui PDI Perjuangan, mantan Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi akhirnya melabuhkan hatinya ke Partai Keadilan Sejahtera dan aktif mengikuti proses kaderisasi dengan menghadiri pertemuan rutin pekanan yang dikenal dengan nama liqo.

Pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Subang periode 2004-2009 dan juga Ketua Perindo Subang tahun 2015 ini mengaku kagum dengan proses kaderisasi PKS. Sejak tahun 2016 Bambang mengaku sudah mantap memilih PKS.

Dilansir pasundanekspres, Bambang mengatakan pilihannya ke PKS bukan tanpa proses, Bambang mengaku tertarik PKS melalui proses diskusi panjang dengan anaknya Muhammad Julian Robert. Kata Bambang, ia banyak diskusi dengan Robert sepulang kuliah di Jerman tahun 2014 lalu. Banyak diskusi tentang dakwah dan partai.

“Saya juga kaget anak saya pulang kuliah di Jerman bicara partai. Akhirnya kita sering diskusi dan yang saya pahami PKS memang konsiten dalam hal dakwah untuk Islam. Saya kira itu sangat penting, apalagi bagi saya yang sudah senja ini harus fokus memikirkan ibadah,” ujar Bambang, Rabu (17/10).

Sedangkan sang anak, Julian Robert kini fokus mempersiapkan diri untuk bertarung di Pileg 2019 mendatang. Bambang pun berusaha keras membantu memenangkan Robert. Dari awal Bambang tidak mengarahkan kepada pilihan partai tertentu.

“Ternyata anak saya selama di Jerman dididik oleh PKS sehingga memahami pentingnya konsistensi berdakwah untuk agama. Berpolitik menjadi bagian untuk berdakwah untuk kepentingan agama,” tutur Bambang.

Setelah memilih PKS, lanjut Bambang, awalnya banyak yang tidak percaya. Tapi seiring berjalannya waktu, ternyata respons masyarakat atas pilihan dirinya di PKS sangat baik. Ia juga menolak menjadi tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin di Kabupaten Subang.

“Awalnya tidak percaya, ternyata sekarang respons masyarakat sangat bagus. Jadi ketika saya ditawari menjadi timses Jokowi di Subang, saya menolak secara halus. Kalau dari PDIP saya sudah lama mundur. Melalui media saya sampaikan, bahwa saya sudah di PKS. Artinya, saya siap memenangkan Prabowo-Sandi,” tutur owner Tirta Citapen ini. [islamedia]

Loading...
loading...