Dihantam Tsunami, Masjid Al Amiin Donggala Masih Berdiri Kokoh
logo

5 Oktober 2018

Dihantam Tsunami, Masjid Al Amiin Donggala Masih Berdiri Kokoh

Dihantam Tsunami, Masjid Al Amiin Donggala Masih Berdiri Kokoh


GELORA.CO - Gempa dan tsunami dahsyat telah menghancurkan perumahan di sepanjang bibir pantai Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Selain bangunan-bangunan hancur, kapal KM Sabuk Nusantara 39 yang sedang bersandar di Pelabuhan Wani pun ikut terhempas ke daratan.

Namun, dari sekian bangunan yang hancur itu, ada sebuah masjid tua yang masih berdiri kokoh di pesisir pantai Malambora, tidak jauh dari Pelabuhan Wani. Masjid yang sekilas bercorak Arab-Melayu-Tionghoa itu bernama Al Amin.



Warga sekitar mengatakan, masjid tersebut dibangun tahun 1906 dan merupakan salah satu cagar budaya yang berada di kompleks perumahan Kampung Arab.

“Ini sudah lama, 1906 dibangun, bisa dilihat di dalam masjid,” kata Mashuli, perempuan paruh baya yang rumahnya hancur dihantam tsunami, Jumat (5/10).


Rasa penasaran kemudian membuat kumparan tergerak untuk masuk ke dalam masjid Al Amin. Tetapi, untuk masuk ke masjid itu tidak mudah karena harus melewati puing-puing reruntuhan bangunan yang berada di sekitar masjid.

Saat berhasil masuk, banyak benda-benda berserakan di lantai antara lain Al-Quran, tasbih, sajadah, dan buku-buku. Tak hanya itu, lantai masjid juga dipenuhi lumpur bekas terjangan tsunami.


Masyarakat sekitar juga heran di saat bangunan di sekitar masjid luluhlantak, namun Masjid Al Amin yang hanya berjarak 20 langkah dari bibir pantai masih bertahan dan menjadi saksi ganasnya gempa dan tsunami yang melanda Donggala, Sulteng. [kmp]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...