Latar Belakang dan Proses Merger
Merger ini dipicu oleh surat dari Ombudsman Republik Indonesia Nomor 008/ORI-SRT/I/2016, yang merekomendasikan Akbid Pemkab Muara Enim untuk menyesuaikan kelembagaannya dengan memilih bergabung ke Poltekkes Kemenkes Palembang atau perguruan tinggi negeri lain di Sumatera Selatan. Keputusan ini diambil untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan kebidanan. Pada 12 Februari 2018, Berita Acara Serah Terima (BAST) personel, sarana, prasarana, pendanaan, dan dokumen ditandatangani, menandai pengalihan resmi dari Pemkab Muara Enim ke Kemenkes. Proses ini diselesaikan dengan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 790/KPT/I/2018 pada 24 September 2018, yang mengizinkan pembukaan Program Studi D3 Kebidanan di luar kampus utama Poltekkes Kemenkes Palembang, tepatnya di Muara Enim.
Sejarah dan Kontribusi Akbid Muara Enim
Sebelum merger, Akbid Pemkab Muara Enim memiliki sejarah panjang dalam mencetak tenaga kesehatan. Berawal dari Sekolah Perawat Kesehatan pada 1993, institusi ini dikonversi menjadi Akbid pada 2001 berdasarkan SK Kemenkes Nomor HK.00.06.1.1.0419. Pada 2012, pengelolaannya dialihkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hingga merger, Akbid telah meluluskan 1.386 bidan, yang terserap sebagai Bidan PTT, PNS, serta bekerja di rumah sakit pemerintah, swasta, puskesmas, dan klinik di seluruh Indonesia. Merger ini memungkinkan lulusan untuk terus berkontribusi dengan standar pendidikan yang lebih tinggi di bawah naungan Poltekkes Kemenkes Palembang.
Dampak dan Harapan ke Depan
Merger ini memperkuat posisi Poltekkes Kemenkes Palembang sebagai pusat pendidikan kesehatan unggul, dengan fasilitas dan kurikulum yang lebih terstandar. Program Studi D3 Kebidanan Muara Enim kini memiliki akses ke sumber daya Poltekkes, termasuk laboratorium modern dan pelatihan berbasis kompetensi global. Kaprodi Kebidanan Muara Enim, Dahliana, SKM, M.Kes, menyatakan bahwa merger ini diharapkan mencetak tenaga kesehatan yang profesional, handal, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Informasi lebih lanjut tentang program ini dapat diakses di Poltekkes Kemenkes Muara Enim.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperluas peluang lulusan untuk berkarier di sektor kesehatan, mendukung visi Indonesia Sehat. Merger ini menjadi contoh kolaborasi sukses antara pemerintah daerah dan pusat untuk masa depan pendidikan kesehatan yang lebih baik.
