8 Korban Pesawat Lion Air JT-610 Berasal dari Sumatera Barat

8 Korban Pesawat Lion Air JT-610 Berasal dari Sumatera Barat

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Foto korban dipajang saat upacara memperingati Hari Oeang ke-72 di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (30/10). 

GELORA.CO - Sebanyak 8 dari 189 korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di sekitar perairan Karawang, Jawa Barat, berasal dari Sumatera Barat. Kedelapan korban tersebut terdiri dari 2 pramugari dan 6 penumpang.

"Data (terakhir) ada 8 ya," ujar Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Selasa (30/10).

Berdasarkan data yang diperoleh langkan.id, dua pramugari yang menjadi korban bernama Shintia Melina yang berasal dari Kota Padang dan Mery Yulyanda yang berasal dari Kabupaten Tanah Datar.

Sedangkan 6 penumpang yang menjadi korban, yaitu:

- Rijal Mahdi asal Kabupaten Agam, bekerja sebagai Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung;

- Hasnawati asal Kota Bukittinggi, bekerja sebagai Hakim Pengadilan Tinggi Agama Bangka Belitung;
- Rivanda Pranata asal Kota Padang, bekerja sebagai pegawai Kementerian Keuangan;
- Tami Julian asal Kabupaten Limapuluh Kota, bekerja sebagai karyawan Telkomsel;
- Fauzin Azil asal Kabupaten Limapuluh Kota; dan
- Reo Yomitro asal Kabupaten Solok.

"Kami turut berduka cita dan ikut prihatin. Keluarga harus tetap sabar menunggu proses pencarian dan evakuasi," ujar Irwan.

Sebelumnya, Wali Nagari Tanjung Sungauang, Kabupaten Tanah Datar, Faze Andrif, telah membenarkan bahwa Mery berasal dari daerahnya. Mery sudah bekerja sebagai pramugari Lion Air sejak tahun 2016. Sedangkan Shintia, sudah bekerja sebagai pramugari Lion Air lebih lama yakni sejak 5 sampai 6 tahun lalu. [kmp]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita