Mahasiswa Mulai Turun ke Jalan, Begini Komentar Warga Jakarta
logo

13 September 2018

Mahasiswa Mulai Turun ke Jalan, Begini Komentar Warga Jakarta

Mahasiswa Mulai Turun ke Jalan, Begini Komentar Warga Jakarta


GELORA.CO - Sejumlah warga DKI Jakarta memberikan pendapatnya soal aksi mahasiswa yang mulai turun ke jalan guna mengkritisi pemerintahan Joko Widodo.

Tanto (45) warga Kemayoran, Jakarta Pusat misalnya mengatakan, aksi demo yang dilakukan para mahasiswa merupakan hal yang wajar.

"Selama disampaikan dengan aman dan tertib," ujar Tanto saat berbincang dengan TeropongSenayan di Jakarta, Kamis (13/9/2018). 

"Aspirasi mahasiswa mewakili rakyat harus disampaikan agar pemerintah mendengar dan tahu kondisi saat ini," imbuhnya. 

Banyak rakyat kecil, lanjut lulusan S1 Sospol itu yang teriak karena biaya hidup semakin mahal. 

"Harga listrik naik, BBM juga, dan pangan yang lainnya," ujarnya.

Senada dengan Tanto, Ahmad Sofian (35) mengatakan, aksi unjuk rasa merupakan hal yang lumrah di Indonesia ini. 

"Kalau negara menganut demokrasi ya kritikannya lewat demo," ujar Sofian di tempat terpisah.

"Apalagi saat ini pemerintah dengan segudang janji yang tidak ditepati. Wajar-wajar saja kalau mahasiswa ngeluarin aspirasi rakyat," imbuh pria berstatus karyawan swasta itu. 

Sofian juga menerangkan, sejumlah kebijakan pemerintah saat ini dinilai menyudutkan rakyat kecil. 

"Dengan ditariknya segala macam subsidi. Terus kebijakan yang mengusik toleransi ibadah Agama. Seperti disuruh ngecilin volume adzan, padahal satu kali adzan paling 3-5 menit saja," bebernya.

Ia berharap, gerakan mahasiswa ini menjadi pengaruh bagi yang lainnya. 

"Atau emang sudah banyak mahasiswa yang turun ke jalan tapi media jarang ekspos," tegasnya.

Sebelumnya, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa atau Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguran Tinggi Agama Islam se-Indonesia Dan aliansi Mahasiswa Primordial se-Jabodetabek akan menggelar aksi damai guna mengkritisi kebijakan pemerintahan Joko Widodo, Jumat (14/9/2018).

Selain itu, aksi serupa juga telah dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yang menggelar demonstrasi di DPRD Riau, pada Senin (10/9/2018) lalu. [tsc]

Loading...
loading...