Kisah Perjuangan Panitia Jalan Sehat di Solo Bikin Haru!
logo

10 September 2018

Kisah Perjuangan Panitia Jalan Sehat di Solo Bikin Haru!

Kisah Perjuangan Panitia Jalan Sehat di Solo Bikin Haru!


GELORA.CO - Perjuangan umat Islam Solo dalam menyelenggarakan acara Jalan Sehat tak begitu mudah. Hantaman ombak dan terjalnya karang terus menerus datang untuk menggagalkan.

Endro Sudarsono selaku Humas kegiatan Jalan Sehat menceritakannya.

“Berbagai cara dilakukan mulai dari penolakan ormas Solo karbitan, pengadaan acara Pemkot di Lapangan Kota Barat yang tiba-tiba hingga tidak diberikannya ijin dari Polresta Surakarta. Fitnah dari orang-orang yang tak bertanggung jawab juga terus digencarkan di medsos dengan tuduhan bervariasi,” ujarnya.

Tekanan psikis dari beberapa panitia juga terus dirasakan menjelang diselenggarakannya acara Jalan Sehat Umat Islam dan Warga Solo.

Ustadz Dr Muinudinillah Basri Ketua DSKS yang menjadi rujukan umat Islam Solo juga tak lepas dari intrik tersebut. Begitu banyak aparat terus menghubungi lewat telfon baik dari Mabes TNI dan Mabes Polri silih berganti.

“Ada utusan dari Mabes TNI dan Mabes Polri yang terus menghubungi saya agar membatalkan acara Jalan Sehat,” ujarnya, Ahad (9/9).

Namun demikian persatuan Umat Islam Solo begitu erat, pembatalan Neno Warisman dan Ahmad Dani dalam rangka menghadiri Jalan Sehat tak membuat peserta hilang semangat. Hal ini dibuktikan dengan begitu banyaknya peserta yang hadir memenuhi Jl Slamet Riyadi.

“Hanya ukhuwah dan kalimat tauhid yang bisa menggerakan ratusan ribu umat Islam yang datang di pagi ini” begitu ucapan pembawa acara yang terdengar dari kejahuan.

Kesabaran dan doa adalah kunci utama dari suksesnya acara besar kedua ini setelah aksi Parade Tauhid dua tahun lalu atau tepatnya 16 Mei 2016.

Para peserta juga rela berdiri kepanasan mendengarkan tausiah dan motivasi dari para tokoh yang hadir. Panitia juga berkali-kali menghambau agar peserta tidak membuang sampah sembarangan dan jangan menginjak taman yang ada.

“Alahmdulilah akhirnya semua ujian itu bisa teratasi dan acara bisa berlangsung sukses dan tertib.” Pungkas Endro Sudarsono

Hingga lautan manusia itupun mulai memudar usai pembawa acara membubarkan. Mereka pulang dengan tertib. [swa]

Loading...
loading...