Gerindra soal Kritik Ridwan Kamil: Dulu Sandi Diberi Tugas Khusus
logo

13 September 2018

Gerindra soal Kritik Ridwan Kamil: Dulu Sandi Diberi Tugas Khusus

Gerindra soal Kritik Ridwan Kamil: Dulu Sandi Diberi Tugas Khusus


GELORA.CO - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengkritik bakal cawapres Sandiaga Uno yang mengatakan agar kepala daerah fokus bekerja dan tidak memusingkan masalah Pilpres 2019. Ridwan meminta Sandi untuk berkaca diri, karena saat menjabat wakil gubernur Jakarta dia juga pernah jadi juru kampanye.

Namun, menurut kubu Gerindra, Sandi tidak salah karena ditugaskan oleh partai.

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan saat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandi memang diberikan tugas khusus oleh partai untuk mensukseskan Pilkada serentak 2018. Tugas itu, kata Andre, dijalankan Sandi di waktu libur sebagai wakil gubernur.

"Bang Sandi memang ditugaskan partai sebagai ketua tim pemenangan Partai Gerindra. Jadi berbeda dengan kepala daerah yang hanya pengurus wilayah, apalagi Kang Emil tidak punya partai," ujar Andre saat dihubungi, Rabu (12/9).

Meski begitu, Andre tak mempermasalahan kritikan yang ditujukan Ridwan kepada Sandi. Menurutnya, Ridwan tidak menunjukkan sikap gentleman dengan tidak mengungkapkan dukungannya secara tegas kepada Jokowi saat pemilihan gubernur

"Kang Emil pendukung Jokowi meskipun tidak gentleman. Tidak menunjukkan jantan-betinanya pas Pilkada Jawa Barat. Ditanya dukung Prabowo atau Jokowi, tidak berani jawab," ucapnya.

Lebih lanjut, Andre mengatakan,pernyataan Sandi yang mengimbau kepala daerah untuk independen dan mengurus daerah saja, berdasarkan pengalamannya saat menjadi seorang wakil gubernur. Menurutnya, lebih baik kepala daerah merealisasikan janji kampanyenya kepada masyarakat.

"Bang Sandi sudah mengevaluasi bahwa pengalaman beliau memang lebih efektif kepala daerah kepada kepentingan daerahnya. Apalagi banyak janji kepada rakyatnya. Itu pengalaman Bang Sandi juga," tutur Andre

"Apalagi kepala daerah yang mendukung Jokowi baru dilantik masih pakai baju seragam putih sudah dukung Jokowi. Padahal rakyat miskin banyak. Masa baru dilantik langsung urus kampanye? Penuhilah janji kepada rakyat," tutupnya. [kumparan]

Loading...
loading...