logo

30 September 2018

Gempa dan Tsunami Palu-Donggala, Sri Mulyani: 13 Jajaran Dirjen Pajak Belum Ditemukan

Gempa dan Tsunami Palu-Donggala, Sri Mulyani: 13 Jajaran Dirjen Pajak Belum Ditemukan


GELORA.CO - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani memberikan ucapan duka untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Ucapan itu dituliskannya dalam unggahan akun Instagram pribadinya, @smindrawati, Minggu (30/9/2018).

Sri Mulyani mengunggah kumpulan foto yang menunjukkan kerusakan kantor pajak yang ada di Kota Palu pasca gempa.

Bangunan kantor pajak tersebut tampak rusak parah.

Terlihat tembok retak serta atap gedung yang ambruk.



Dalam keterangan fotonya, Sri Mulyani menuliskan ucapan duka dan memberikan keterangan bahwa terdapat 13 jajaran Dirjen Pajak yang belum diketahui kabar dan kondisinya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan bahwa pihaknya sedang memaksimalkan pencarian terhadap mereka.

"Duka sangat dalam kita rasakan atas terjadinya bencana alam gempa dan tsunami di Palu dan Donggala - Sulawesi Tengah.

Sejak kejadian Kementerian Keuangan segera melakukan identifikasi seluruh jajaran Kemenkeu dan keluarga yang bertugas di daerah terdampak.

Kementrian Keuangan memiliki instansi vertikal Direktorat Jenderal Pajak, Bea Cukai, Perbendaharan dan Kekayaan Negara yang bertugas di Palu dan di berbagai daerah Sulawesi Tengah yang terkena dampak gempa dan tsunami.

Hingga pagi ini masih 13 jajaran Dirjen Pajak yang belum dapat ditemukan kabar dan kondisinya.

Di lingkungan Bea dan Cukai ada staf yang sedang melakukan kegiatan Kemenkeu mengajar - hingga pagi ini belum dapat dihubungi.

Kami terus berusaha dan berdoa mencari seluruh jajaran Kemnekeu dan keluarganya - semoga semuanya dapat segera dihubungi.

Selamat dan dapat dibantu untuk pulih kembali.

Kami bekerja keras untuk memberikan dukungan maksimal kepada seluruh jajaran Kemenkeu dan keluarganya yang mengalami dampak bencana alam yang sangat berat tersebut,"tulis Sri Mulyani dalam keterangan fotonya.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa Kemenkeu telah menyiapkan seluruh sumber daya untuk membantu seluruh masyarakat.

Ia berharap agar kondisi korban gempa Palu-Donggawa segera pulih dan kembali normal.

"Kemenkeu juga menyiapkan seluruh sumber daya, anggaran dan instrumen kebijakan lain untuk membantu seluruh masyarakat dan pemerintah daerah dan Kementrian dan Lembaga termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam menangani kondisi Emergency (kedaruratan) dan kebutuhan bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan masyarakat dan mengurangi korban manusia semaksimal mungkin pada masa kritis saat ini.

Mari kita semua memberikan dukungan moral material secara maksimal disertai doa kesempatan bagi seluruh rakyat Palu dan Donggala serta daerah terkena bencana di Sulawesi Tengah, agar keselamatan, pemulihan dan pembangunan kembali dapat dilakukan secara segera dan semaksimal mungkin.

Kita bangun solidaritas kemanusiaan nasional semangat untuk menyelamatkan, membantu dan membangun kembali," lanjut Sri Mulyani. [tribun]

Loading...
loading...