logo

8 September 2018

Animo Masyarakat Tinggi, 50.000 Kupon Jalan Sehat 9 September di Solo Ludes

Animo Masyarakat Tinggi, 50.000 Kupon Jalan Sehat 9 September di Solo Ludes


GELORA.CO - Meski polisi tak menerbitkan izin, panitia akan tetap menggelar kegiatan Jalan Sehat 9 September di Solo. Sebanyak 50.000 tiket kupon yang disiapkan panitia telah ludes.

Ketua Panitia Jalan Sehat 9 September di Solo, Dadyo Hasto Kuncoro mengungkapkan pihaknya telah mencetak 50.000 tiket kupon untuk undian peserta, dan telah habis tersebar ke masyarakat. Rencananya, panitia akan kembali mencetak tiket kupon lagi menjelang hari pelaksanaan pada Ahad (09/09/2018) mendatang.

“Total kupon yang kami cetak itu sudah lima puluh ribu lebih, dan itu saat ini sudah habis. Jadi masih banyak yang menginginkan untuk cetak ulang, tapi belum tahu berapa,” ungkap Hasto kepada kiblat.net saat ditemui di Tipes, Surakarta pada Kamis (06/09/2018).

“Kita optimisnya yang datang sekitar empat puluh lima ribu. Karena melihat antusias masyarakat kita optimis segitu, syukur lebih,” imbuhnya

Hasto menjelaskan siapa pun diperbolehkan mengikuti kegiatan jalan sehat tersebut, meski tidak memegang kupon. Hanya saja, peserta yang tidak memiliki kupon dari panitia tidak berpeluang untuk mendapatkan hadiah undian yang telah disiapkan panitia.

“Kami bebaskan untuk masyarakat yang ingin ikut jalan sehat itu,” ungkapnya.

Panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah undian bagi para peserta pemegang kupon jalan sehat. Selain hadiah utama berupa paket umrah untuk tiga orang, ada juga hadiah lain berupa mesin cuci, sepeda, sepeda, setrika, dan lain-lain. “Banyak, yang kecil-kecil aja ada sekitar lima puluh item berbeda-beda,” imbuh Hasto.

Peraturan Jalan Sehat 9 September di Solo

Panitia juga telah mengeluarkan peraturan bagi para peserta yang akan mengikuti jalan sehat tanggal 9 September. Peserta diharapkan berkumpul di lokasi start, sekitar Masjid Kota Barat pada Hari Ahad, 9 September 2018, pukul 06.00 WIB. Dengan memakai pakaian bebas, rapi dan sopan. “Menutup aurat sangat direkomendasikan,” kata Hasto.

Selanjutnya, peserta tidak diperkenankan memakai pakaian beratribut partai politik dan atribut kampanye capres, cawapres, caleg. Hasto menegaskan bahwa kegiatan jalan sehat bukan merupakan kegiatan kampanye. Peserta juga tidak diperbolehkan membawa senjata tajam, barang terlarang, barang berbahaya dan semua barang yang berpotensi membahayakan orang Iain. Seluruh peserta juga diharuskan menghormati sesama pengguna jalan.

“Peserta jalan sehat wajib menjaga ketertiban dan keamanan serta kebersihan lingkungan. Serta dilarang merusak fasilitas umum atau barang milik orang lain,” lanjut Hasto.

Selain itu, peserta wajib membawa identitas diri berupa KTP, KK, atau KIA untuk mencocokkan data di lembar kupon Jalan Sehat, bila nantinya mendapatkan undian doorprize. Kemudian, peserta diharapkan telah menyiapkan kupon yang berisi data diri untuk dimasukkan ke dalam kotak kupon yang di bawa petugas dari panitia di sepanjang jalan yang sudah ditentukan panitia.

“Peserta wajib menjaga kesopanan, kesantunan dan tidak melakukan tindakan asusila, ujaran kebencian, provokasi, umpatan kepada peserta ataupun bukan peserta,” ujarnya.

Diakhir, Hasto mengimbau kepada peserta untuk waspada dan hati-hati terhadap provokasi baik dari peserta maupun bukan peserta. Jika peserta menemukan provokator wajib menyerahkan kepada panitia untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kegiatan Jalan Sehat Warga Solo 9 September rencananya akan diikuti oleh Neno Warisman dan Ahmad Dhani. Meski Polresta Surakarta menyatakan tidak menerbitkan izin untuk kegiatan itu dengan alasan keamanan, panitia tetap akan menggelarnya di tanggal yang sama. [kiblat]

Loading...
loading...