Amien Rais: Sinyal dari Langit Harus Ada Pergantian Pimpinan Nasional
logo

10 September 2018

Amien Rais: Sinyal dari Langit Harus Ada Pergantian Pimpinan Nasional

Amien Rais: Sinyal dari Langit Harus Ada Pergantian Pimpinan Nasional


GELORA.CO - Sinyal pergantian pimpinan nasional telah terang benderang diberikan dari langit untuk Indonesia.

Begitu kata Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di sela-sela acara deklarasi Kornas Prabowo-Sandi di kediaman Noegroho Djajoesman, di Jalan Bangka IX, Jakarta, Minggu malam (9/9).  

“Sudah terang benderang, inilah sinyal dari langit, harus ada pergantian pimpinan nasional,” ucap Amien yang langsung mendapat riuh tepuk tangan dari para tamu yang hadir.

Berkaca dari Pilkada DKI 2017, Amien menjelaskan bahwa banyak pihak menilai pilkada bakal dimenangkan dengan mudah oleh kubu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. 

Namun Tuhan punya jalan lain dan memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Ternyata Allah punya jalan lain. Kalau Pilkada DKI 2017 disebut sebagai pilkada rasa pilpres, maka saya yakin pada Pilpres 2019 mendatang kemenangan ada di pihak Prabowo,” jelasnya.

Mantan ketua MPR RI bahkan mengutip ayat Al-Quran dalam Surat Ali Imran ayat 26 yang berisi bahwa Allah akan memberi kekuasaan kepada siapapun yang dikehendaki dan akan mencabut kekuasaan kepada siapapun yang dikehendaki.

Amien sebelumnya menyinggung Jokowi yang mulai tidak laku di tempatnya berasal, Solo, Jawa Tengah. Hal ini dibuktikan dengan acara Jalan Sehat Umat Islam yang digelar Minggu (9/9) pagi di Gladag, Solo.    

Menurutnya, kehadiran ribuan warga dalam jalan sehat tersebut menandakan bahwa Jokowi mulai tidak dipercaya di Solo yang pernah dipimpinnya. 

Sebab, semangat dari jalan sehat itu adalah mengganti presiden di 2019. Selain itu, tidak ada penolakan dari kelompok lain yang semakin menegaskan warga Solo tidak lagi menginginkan Jokowi.

"Artinya apa di jantungnya (Jokowi) sudah tidak begitu laku. Jadi ini adalah kehendak Allah, kita terus berdoa," tukasnya. [rmol]

Loading...
loading...