Ada Setnov di Rest Area KM-97 Purbaleunyi Tanpa Rompi Tahanan
logo

18 September 2018

Ada Setnov di Rest Area KM-97 Purbaleunyi Tanpa Rompi Tahanan

Ada Setnov di Rest Area KM-97 Purbaleunyi Tanpa Rompi Tahanan


GELORA.CO - Secara tidak sengaja sekitar pukul 06.00 WIB di rest area kilometer 97 Tol Purbaleunyi arah Jakarta, rombongan Investigasi Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) melihat orang dengan pengawalan mirip mantan Ketua DPR-RI, Setya Novanto (Setnov) terpidana 15 tahun penjara dalam kasus korupsi megah proyek e-KTP, Selasa (18/9/2018).

Kepada Beritaekspres.com, Ketua Investigasi GWI, Agus Budiono yang melihat langsung mengatakan, dirinya menyakini bahwa itu merupakan Setya Novanto mantan Ketua DPR-RI yang kini sudah menjadi terpidana dalam kasus korupsi megah proyek e-KTP yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Bukan hanya saya dan rombongan ketika itu melihatnya, tapi orang-orang yang ada disekitar rest area juga mengatakan, bahwa itu Setnov yang tengah duduk santai beristirahat dengan pengawalan mau menuju ke Jakarta,” ungkapnya.

Dikatakan Agus, awalnya belum menjadi bahan perhatian oleh orang sekitar rest area, karena Setnov sendiri tidak mengenakan rompi tahanan seperti umumnya tahanan lain, ketika hendak dibawa untuk kembali diperiksa kaitan dengan kasusnya untuk tersangka lain.

“Ya, kalo kita berpikir positif aja mungkin dia keluar dibawa ke Jakarta untuk kembali diperiksa kaitan kasusnya untuk menyidik tersangka lain dalam kasus korupsi megah proyek e-KTP itu,” jelasnya.

Tapi tambah Agus, agak mencolok ketika ada seorang tahanan begitu santainya duduk dengan pengawalan yang juga terlihat santai sambil bercengkrama diantara mereka, tanpa mengenakan baju tahanan seperti tahanan pada umumnya ketika dibawa keluar.

“Kalo kita ngak berpikir macam-macam, tapi kurang enak aja dilihat. Coba kalo kita bandingkan dengan tahanan-tahanan biasa ya mungkin berbeda lagi caranya apa iya sempat mau mampir santai untuk beristirahat di rest area begitu,” pungkasnya. [beritaekspres]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...