logo

31 Agustus 2018

Ramai di Twitter, Ini Penjelasan Koran Independent Observer

Ramai di Twitter, Ini Penjelasan Koran Independent Observer


GELORA.CO - Koran Independent Observer mendadak jadi perbincangan di Twitter, karena salah satu edisinya menampilkan judul utama 'New Hope vs Unfulfilled Promises'. Halaman depan media berbahasa asing itu menampilkan dua pasangan capres dan cawapres Prabowo - Sandi dan Jokowi - Ma'ruf.

Saat dikonfirmasi, Bahren salah satu redaksi Koran Independent Observer menegaskan bahwa media massa tersebut bukan milik Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ataupun keluarga Prabowo Subianto. 

"Ini tidak ada hubungannya dengan Gerindra dan bukan milik Gerindra," ujar Bahren saat dikonfirmasi JawaPos.com, Jumat (31/8).

Bahren juga mengaku, pemilik Koran Independet Observer adalah seorang pengusaha muda yang melihat ada peluang bisnis untuk membangun bisnisnya di bidang media cetak.

"Punya Bapak Angga dia pengusaha muda, dia tertarik dengan bisnis koran karena ada peluang," katanya.

Koran Independent Observer dikatakannya, adalah koran berita nasional berbahasa inggris dengan skala distribusi nasional yani di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan sekira 20 ribu eksemplar.

‎"Kita sekitar 20 ribu eksemplar, untuk mencangkup wilayah distribusi kita Jawa, Bali dan NTB," ungkapnya.

Kata dia, koran ini terbit mingguan dan dapat dibeli di toko-toko buku terdekat. Harga jualnya hanya sekira Rp 9500. "Terbitnya mingguan, di toko-toko buku ada," ungkapnya.

Adapun koran ini diterbitkan oleh PT Media Pandu Bangsa. Kantor ini diketahui beralamat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Selain Koran Independent Observer, PT Media Pandu Bangsa juga memiliki media online dengan nama swaraindonesia.com.

Terpisah, ‎Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani membantah bahwa koran tersebut milik partainya. Kata Muzani, itu adalah kepunyaan teman-teman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Memang ada beberapa sekelompok orang yang dekat dengan Pak Prabowo mencoba membuat penerbitan setau saya," ujar Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/8).

Muzani juga membantah bahwa pemberitaan tersebut untuk mempromosikan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019 mendatang. Koran tersebut hanya untuk memberitakan mengenai situasi yang dihadapi Indonesia saat ini.

"Harian bahasa Inggris kaitannya pasti tidak ada dengan Gerindra langsung. Itu adalah orang yang memiliki kepedulian," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, foto halaman depan Independent Observer itu ramai diperbincangkan di Twitter. Beberapa akun seperti @Jurnalindonesia, @Elisa-CChaidir dan @rendranila sempat meretwitt foto halaman koran tersebut. [jpc]

Loading...
loading...