logo

7 Agustus 2018

Pro Rakyat, Rizal Ramli Kunci Kemenangan Prabowo

Pro Rakyat, Rizal Ramli Kunci Kemenangan Prabowo


GELORA.CO - Peluang ekonom senior Rizal Ramli untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2019 dinilai terbuka lebar. Bahkan disebutkan, sosok Rizal Ramli dinilai dekat dengan Partai Gerindra.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bahkan sempat menyebut mantan menteri Kordintor bidang Maritim itu sebagai calon presiden dalam acara halal bihalal di Universitas Bung Karno beberapa waktu lalu.

Menurut Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Prabowo memang sangat menghargai sosok Rizal Ramli. "Itu beragam deh saya kira penghormatan," ujar Muzani di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Muzani mengatakan pernyataan Prabowo soal Rizal bukan kelakar, apalagi guyonan. "Itu bukan soal kelakar tapi bagian dari penghargaan banyak ragam," katanya.

Namun, dirinya belum dapat memastikan bahwasanya Rizal Ramli berlaga di 2019 bersama Partai Gerindra. Karena, hingga kini ia menyebut Prabowo Subianto lah capres yang akan diusung Gerindra

"Prabowo capres, itu harga mati. Tak ada calon capres lain dari Gerindra kecuali Prabowo," terang dia.

Kunci Kemenangan

Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menyebut Rizal bisa jadi kunci kemenangan Gerindra di 2019. Menurut Andre, pemikiran-pemikiran Rizal di bidang ekonomi yang mengedepankan asas kerakyatan sangat pas diadopsi Gerindra.

"Selain itu, sebagai bekas menteri, Rizal punya pengetahuan," ujarnya di Jakarta, Senin (6/8/2019).

Sebelumnya Prabowo menyebut Rizal Ramli sebagai Capres. Bukan hanya itu, Prabowo juga berpesan apabila Rizal Ramli terpilih sebagai presiden, harus mampu memperbaiki kondisi bangsa Indonesia.

"Insya Allah kalau 2019, apa itu Pak Rizal Ramli atau Saya. Saya hanya titip harus berani kita perbaiki yang dulu kita dikhianati, disakiti bangsa lain," kata Prabowo.

Karenanya partai besutan Prabowo Subianto itu mengajak Rizal untuk bersama-sama mengarungi kontestasi Pilpres 2019.

"Pak Rizal Ramli dekat dengan kami, tentu Pak Rizal Ramli akan bersama kami. Kita akan mengadopsi pemikiran-pemikiran beliau soal ekonomi, dan kita akan mengajak beliau bersama-sama kita mengarungi kontestasi 2019 ini," ujar Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade

Rizal dihitung menjadi kunci kemenangan Pilpres 2019. Selain soal kemampuannya mengatasi masalah ekonomi, Rizal tahu banyak 'dapur' pemerintahan Jokowi. Meski banyak prestasi yang ditorehkan Rizal saat menjabat Menko Maritim, namun Jokowi memecatnya. Rizal dipecat karena lantang menolak kebijakan yang didasari kepentingan koruptif, diantaranya reklamasi teluk Jakarta.

"Kita sudah undang RR ke sekretaris bersama Partai Gerindra, PAN dan PKS. Beliau sudah datang memberikan masukan lalu juga bertemu Sandiaga Uno, Ketua Tim Pemenangan kita. Begitu pun dengan Pak Prabowo. Jadi Insyaallah Bang Rizal akan bersama kami di Pilpres 2019," tambahnya.

Ia melihat peluang Rizal Ramli dilirik partai politik sangat besar mendekati penutupan pendaftaran capres-cawapres 10 Agustus 2018, maupun sesudahnya. "Politik itu cair," pungkasnya.

Berpeluang

Pengamat Politik Rico Marbun, mengatakan peluang Rizal Ramli menjadi cawapres dari Gerindra sangatlah terbuka. "Sebelum tanggal 10 Agustus 2018, jam 12 malam, masih ada waktu," ujar Rico di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Tak hanya sosok-sosok dari kalangan non parpol, lanjut Rico, nama-nama ketua umum partai pun diyakini masih berpeluang menghiasi daftar nama capres-cawapres.

“Menurut saya ketum-ketum parpol seperti Airlangga Hartarto (Golkar) hingga Zulkifli Hasan (PAN) masih berpeluang,” tutur Rico.

Calon Lain

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, jauh bisa memberikan peluang kemenangan bagi Prabowo, ketika berhadapan dengan petahana Joko Widodo (Jokowi).

Mereka dianggap akan bisa menaikan elektabilitas Prabowo, ketimbang tiga sosok yang disebut kandidat terkuat yakni Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, dan Ustaz Abdul Somad.

"Ada Rizal Ramli, Abraham Samad atau Chairul Tanjung," ujarnya di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Menurut dia, Abraham Samad bisa menjadi sosok yang istimewa. Karena Abraham Samad bisa menjadi jawaban atas aneka kasus korupsi di tanah air.

Ia pun mengutip hasil Survei KedaiKOPI, publik sangat membutuhkan sosok atau tokoh yang giat dalam pemberantasan korupsi tampil sebagai peserta pilpres 2019.

"Abraham Samad bisa menjadi jawaban itu," jelasnya.

Bukan itu saja, Abraham Samad, Rizal Ramli dan Chairul Tanjung berdasarkan analisanya akan bisa memberikan peningkatan elektoral kepada Prabowo.

"Itu kalau memang ingin menandingi Jokowi," ucapnya.

Diberitakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan, saat ini sudah ada tiga nama yang secara intensif dibahas untuk diusung sebagai cawapres pendamping ketua umumnya, Prabowo Subianto. [htc]

Loading...
loading...