Pilpres Adu Gagasan, Rizal Ramli Minta Bubarkan Buzzer Bayaran

Pilpres Adu Gagasan, Rizal Ramli Minta Bubarkan Buzzer Bayaran

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Ekonom senior Indonesia DR. Rizal Ramli meminta kubu pasangan calon presiden tidak memakai buzzer atau pendukung buatan di Pilpres 2019. Agar kompetisi pilpres menjadi ajang tarung konsep, ide dan gagasan.

"Kami rindu jika proses demokrasi ini betul-betul kompetisi ide, program dan visi. Oleh karena itu, saya minta pasangan calon bubarkan buzzer-buzzer bayaran," jelasnya saat menghadiri diskusi di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Sabtu (11/8).

Dia mengatakan, buzzer bayaran hanya menciptakan kebisingan atau noise yang bekerja dengan menjelekkan lawan dan menjunjung tinggi sosok tuannya. Jika pasangan capres memelihara buzzer maka kompetisi politik dan demokrasi Indonesia semakin tidak bermutu.

"Hanya menambah emosional saja," kata Rizal Ramli.

Menko perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menambahkan, tanpa buzzer, publik akan menikmati musik dan lagu yang akan dibawakan masing-masing pasangan calon. Dalam arti program dan rencana kerja serta visi misi untuk membuat Indonesia lebih maju ke depan.

"Misal Pak Jokowi mau jadi presiden ke dua kali mau ngapain, juga Prabowo biar apa, kan begitu," imbuh Rizal Ramli. [rmol]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita