Pemerintah Targetkan Pangkas Penduduk Miskin Jadi 8,5 Persen di 2019

Pemerintah Targetkan Pangkas Penduduk Miskin Jadi 8,5 Persen di 2019

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan pada Maret 2018 turun dari 10,64 persen menjadi 9,82 persen. Angka itu untuk pertama kalinya turun di bawah satu digit.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, angka itu ditargetkan bisa turun di angka 8,5 persen hingga 9,5 persen pada 2019 mendatang. Tidak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka juga ditargetkan bisa dipangkas menjadi 4,8-5,2 persen, rasio gini 0,38-0,39 persen, dan indeks pembangunan manusia menjadi 71,98.

"Intinya RKP 2019 tetap menerapkan money follow program," kata Bambang di Jakarta, Kamis (16/8).

Dia mengungkapkan, salah satu upayanya adalah dengan mengoptimalkan program keluarga harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Lalu, memperluas bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada 15,6 juta KPM di seluruh kabupaten kota.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan subsidi energi yang lebih tepat sasaran bagi penduduk miskin dan rentan. Pemerintah juga akan memberikan bantuan pendidikan bagi 20,1 juta anak usia sekolah.

Bantuan iuran kesehatan juga diperluas untuk 107,2 juta jiwa. Diharapkan, bantuan-bantuan ini bisa tepat sasaran sehingga dapat mendorong penurunan angka kemiskinan.

"Pelepasan tanah objek reformasia agraria sebesar 57323 ha dan pengelolaan hutan kemasyarakatan seluas 300 ribu ha," tutupnya. [jpc]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita