Nikita Mirzani Cerita soal Mimpi, Salat Tahajud dan Tidur di Sajadah
logo

3 Agustus 2018

Nikita Mirzani Cerita soal Mimpi, Salat Tahajud dan Tidur di Sajadah

Nikita Mirzani Cerita soal Mimpi, Salat Tahajud dan Tidur di Sajadah


GELORA.CO - Kepergian orang tua tercinta untuk selama-selamanya sempat membuat Nikita Mirzani merasa terpuruk. Ia bahkan pernah mencoba melakukan bunuh diri saat sang ibunda, Djulehah, meninggal pada November 2009 lalu. Namun saat ini, Nikita sudah bangkit dari masa kelamnya itu.

Selama sembilan tahun setelah ibunya meninggal, Nikita mengaku baru pertama kali mendapatkan mimpi bertemu. Ayahnya yang dipanggil ke hadapan Allah SWT pada 2014, juga datang ke mimpi Nikita di saat yang bersamaan.

Nikita menganggap kehadiran kedua orang tuanya di dalam mimpi, seakan memberikan tanda bahwa mereka mendukung keputusan Nikita berhijab.

Hal itu disampaikan Nikita dalam program 'Selebriti Hijrah’ kumparan yang dipandu Ustaz Erick Yusuf. Nikita mimpi bertemu dengan mendiang orang tuanya pada awal Juli lalu, beberapa hari sebelum dirinya memutuskan untuk berhijab.

"Datangnya tuh yang benar-benar berdua, enggak terpisah, sambil gandengan tangan. Terus kita duduk sama-sama, kepala Niki dielus, tapi mereka enggak bicara," ujar selebriti berusia 32 tahun itu.


Nikita Mirzani terbangun dari mimpinya sekitar pukul 03.00 WIB. Ia langsung bergegas ke kamar mandi untuk buang air kecil dan wudhu. Ia memutuskan untuk salat tahajud demi menenangkan hatinya yang tengah gundah.

Rasa kantuk yang tak tertahankan membuat ia tertidur di atas sajadah usai menunaikan salat tahajud. "Paginya, yasudah aku ingin berhijab saja," ucapnya.

Meski saat itu ia tidak langsung memakai hijab, Nikita sudah mulai mempersiapkan hatinya. Ia juga sempat menghubungi Ustaz Maulana untuk mencurahkan isi hati soal pergolakan batin yang dialami.

Ustaz Maulana yang kala itu tengah mengisi acara tausyiah, kemudian menemui Nikita di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Ketika berbicara kepada sang ustaz, air mata pemain film 'Jakarta Undercover' ini tumpah.

'Pak ustaz tolong aku, aku ingin berhijrah, aku mau berjilbab'. Dia juga senang banget, sampai nangis

 - Nikita Mirzani - 
 Akhirnya pada Selasa, (10/7), Nikita untuk pertama kalinya memakai hijab. Ia kemudian teringat pesan almarhum ayahnya soal kewajiban perempuan muslim menutup aurat.

"'Cobaan itu pasti akan ada kalau kita masih dikasih napas sama Allah. Tapi cobaan itu pasti cuma sedikit dari Allah kalau kita sudah menutupi aurat kita', gitu," ucapnya menirukan nasihat dari mendiang ayahnya.

"Niki cuma mau bilang (ke orang tua), pastinya Niki kangen, Niki mau bilang minta maaf. Minta maaf atas semua yang telah terjadi. Itu aja," imbuh Nikita Mirzani, dengan suara sedikit terbata-bata.


Nikita berharap, dengan keputusannya berhijrah dan menggunakan hijab, hidupnya bisa jauh lebih baik dan terhindar dari segala masalah. Ia juga akan terus belajar memperbaiki sikap dan perbuatan.

"Ya mudah-mudahan dengan Niki sudah berhijab, tidak ada lagi masalah yang dibikin-bikin oranglah atau apalah segala macam. Lebih terjaga semuanya," katanya.

Dalam story selanjutnya, Nikita Mirzani akan menceritakan bagaimana kenikmatan yang ia peroleh setelah menggunakan hijab. Ia juga akan bercerita mengenai kegalauannya meninggalkan kegiatan sebagai DJ, hingga mendapatkan pekerjaan yang sebelumnya tidak pernah dia dapatkan.[kumparan]

Loading...
loading...