logo

16 Agustus 2018

Ditekan Said Aqil dan Cak Imin Saja Jokowi Meleleh, Bagaimana Ditekan Asing?

Ditekan Said Aqil dan Cak Imin Saja Jokowi Meleleh, Bagaimana Ditekan Asing?


GELORA.CO - Dipilihnya KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi) ternyata tak diterima semua pihak.

Salah satunya dari Alumni Presidium 212 yang kecewa kepada ulama asal Banten tersebut karena mau menjadi pendamping capres petahana tersebut.

Ketua Umum Alumni Presidium 212, Aminuddin pun mengaku cukup menyesalkan Kiai Ma’ruf yang mau saja menerima pinangan Joko Widodo.

Apalagi, setelah kemudian mendengar pengakuan dari Mahfud MD yang urung jadi cawapres.

Demikian disampaikan Aminuddin dalam diskusi bertajuk “Menebak Arah Politik 212” di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (16/8/2018).

“Kami juga sempat bertanya-tanya, kenapa diumur 75 ini masih mau menjadi Cawapres. Saya kurang setuju. Kenapa nggak beri kesempatan yang lebih muda,” tegasnya.

Mahfud MD beberapa waktu lalu mengatakan, berdasarkan cerita Cak Imin, Ma’ruf Amin lah yang menyuruh Said Aqil dan Ketua PBNU Robikin Emhan menyampaikan ke media bahwa Mahfud bukan kader NU.

Hal itulah yang menyebabkan mantan Gubernur DKI jakarta ini berubah pikiran dengan tidak memilih Mahfud MD.

“Kalau hanya tekanan Kiai Aqil Siradj dan Cak Imin, masa meleleh? Bagaimana dengan tekanan kekuatan asing?” pungkasnya.

Untuk diketahui, Mahfud MD sebelumnya membeberkan sejumlah fakta di balik pemilihan KH Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya.

Mengutip Muhaimin Iskandar, Mahfud menyebut bahwa Kiai Ma’ruf ternyata menjadi aktor di balik munculnya ancaman NU kepada Jokowi.

Dalam pernyataan itu, disebutkan bahwa sosok yang memerintahkan NU untuk meniggalkan Jokowi adalah Kiai Ma’ruf sendiri. [psid]

Loading...
loading...