Anies: Ketua DPRD Selalu Kritik Gubernur, tapi Ketika ke Kali Item...
logo

2 Agustus 2018

Anies: Ketua DPRD Selalu Kritik Gubernur, tapi Ketika ke Kali Item...

Anies: Ketua DPRD Selalu Kritik Gubernur, tapi Ketika ke Kali Item...


GELORA.CO - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menyinggung kunjungan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ke Kali Item, saat menjadi narasumber dalam acara 'Mata Najwa' yang ditayangkan Trans 7, Rabu (1/8/2018) malam.

Anies menyampaikan, Prasetio adalah orang yang selalu mengkritik dirinya. Namun, saat datang ke Kali Item, Prasetio justru memuji kondisi Kali Item yang baunya sudah tidak menyengat seperti dulu.

"Ketua DPRD itu selalu mengkritik gubernur, beliau kritis sekali. Tapi, ketika tadi datang ke sana (Kali Item), beliau makan tongseng di samping kali itu. Sekarang sudah enggak bau lagi kata dia," ujar Anies.

Selain Prasetio, Anies menyebut, warga setempat juga sudah merasakan perubahan bau yang tercium dari kali itu.

Pemprov DKI Jakarta, kata Anies, sudah melakukan banyak hal untuk mengurangi bau Kali Item yang lokasinya dekat dengan Wisma Atlet Kemayoran.

Salah satunya, dengan menggunakan kain waring sebagai penutup kali.

"Pak Pras saja yang selalu kritis, Ketua DPRD, makan tongseng di sana, dan alhamdulillah bersama warga semua sudah merasakan," kata dia.

Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta mendatangi Kali Item, Rabu sore.

Mereka yakni Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, anggota Komisi A DPRD DKI Gembong Warsono, Ketua Komisi E DPRD DKI Pantas Nainggolan, dan anggota Komisi D DPRD DKI Bestari Barus.

Kedatangan para anggota legislatif itu untuk meninjau kali yang menjadi sorotan karena bau yang dikhawatirkan mengganggu atlet Asian Games yang menginap di Wisma Atlet Kemayoran.

Mereka juga makan di sekitar Kali Item. Sejumlah makanan yang dipesan seperti tongseng dan sate ayam kemudian habis dilahap keempatnya.

Usai makan, Prasetio berdiri sambil bertanya ke awak media apakah mencium bau tidak mengenakan dari kali item.

"Ada bau enggak? Enggak kan," ujar Prasetio.

Prasetio mengatakan, memang tidak mencium bau tidak sedap dari kali tersebut.

Namun, Prasetio meminta Pemprov DKI Jakarta dapat mengeruk kali tersebut agar ada aliran air yang mengalir, sehingga sirkulasi air bisa berganti. [kompas]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...