logo

6 Agustus 2018

2 Syarat inilah yang Diajukan Ustaz Somad Mau Maju Dampingi Prabowo di Pilpres 2019

2 Syarat inilah yang Diajukan Ustaz Somad Mau Maju Dampingi Prabowo di Pilpres 2019


GELORA.CO - Nama Ustadz Abdul Somad sempat menjadi salah satu kandidat cawapres yang disarankan oleh forum Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama).

Dakwah Usyaz Abdul Somad sendiri sering dihadang sejumlah pihak di sejumlah wilayah dan ketika dirinya didukung jadi cawapres, mereka menjegal dan meminta Ustaz Abdul Somad hanya fokus dakwah.

Ustadz Abdul Somad dinilai cocok untuk mendampingi Prabowo Subianto maju dalam Pilpres 2019.

Sayangnya, Ustadz Abdul Somad memilih menolak secara halus.

Dalam Alasannya, Ustadz Abdul Somad memilih berjuang dalam dunia pendidikan khususnya dakwah.

Sementara itu beredar sebuah rekaman video yang dibagikan akun Facebook Zen Maestro yang memperlihatkan sejumlah orang berkumpul dalam suatu kegiatan Kongres Mujahiddin ke V.

Dalam pertemuan tersebut sejumlah pihak membahas soal penolakan Ustad Somad yang menolak pencalonan dirinya maju sebagai Cawapres pendamping Prabowo dalam pertarungan Pilpres 2019.

Pasalnya penolakan Ustad Somad masih menimbulkan tanda tanya semua pihak apa alasan Ustad Somad menolak.

Kemudian seorang pria bernama Ustad Zul diminta untuk menceritakan kronologi pencalonan Ustad Somad dan alasannya menolak maju.

Ustad Zul dengan tegas di hadapan sejumlah peserta yang hadir dalama pertemuan, jika Ustad Somad bukannya tidak mau.

Tetapi ada pertimbangan bahwa Ustad Somad tidak mau kesannya diadu domba atau adanya konfrontasi dengan ustad Salim Segaf Al-Jufri yang diketahui merupakan kader PKS.

"Saya bertemu di Semarang, UAS menyampaikan bahwa dia sangat lemah ada orang yang lebih baik yang sangat dia hormati dan muliakan  yaitu Salim Segaf Al-Jufri dia tidak mau diadu-adu, berjanji apabila Prabowo menggandeng Salim Segaf Al-Jufri, UAS akan full mendukung"

Lebih lanjut Ustad Zul menyebut UAS begitu menghormati hasil Ijtima Ulama. Namun ia tak akan maju karena merasa ada yang lebih baik darinya.

Namun Ustad Somad kata Ustad Zul beresdia maju asalkan 2 syarat ini dipenuhi.

"Ustad Somad bukannya menolak tapi dia sangat menghormati dan menjunjung tinggi hasil ijtima apabila kesepakatan mentok antara partai yang mengusung Prabowo-Ustad Salim, beliau (UAS) akan maju, kedua jika instruksi langsung dari Habib Rizieq, maka beliau (UAS) maju, intinya ustad somad ingin perintah satu arah, UAS sebagai opsi kedua andai kesepakatan partai-partai mentok"terang ustad Zul.

SIMAK: Ustad Abdul Somad Blak-blakan Soal jadi Cawapres saat Ceramah di Sumut

Berikut video lengkapnya:


[tribun]

Loading...
loading...