Soal Dukungan TGB ke Jokowi, Mardani Ali Sera: Saya akan Mengeluarkan Pernyataan yang Sama

Soal Dukungan TGB ke Jokowi, Mardani Ali Sera: Saya akan Mengeluarkan Pernyataan yang Sama

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Ketua DPP Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera angkat bicara mengenai pernyataan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi yang mendukung pemerintahan Joko Widodo berlangsung dua periode.

Menurut Mardani, pernyataan Ketua DPP Partai Demokrat NTB tersebut adalah hal yang wajar.

Ia menilai, dukungan TGB adalah untuk mengamankan sejumlah proyek pembangunan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Seperti Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang saat ini mendapat dukungan penuh dari Jokowi.

"Mengambil lokusnya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memang di zaman Pak Jokowi berkembang pesat," ujar Mardani sebagaimana dilansir TribunWow.com dari Kompas TV, Kamis (5/7/2018).

"Beliau khawatir kalau berganti kepemimpinan, nanti yang ini lagi berlari cepat ambruk lagi," imbuhnya.

Mardani pun mengaku akan bersikap seperti TGB jika berada di posisi yang sama.

"Kalau saya di posisi Pak TGB akan mengeluarkan pernyataan yang sama, karena saya cinta dengan NTB," kata Mardani.

Pernyataan Mardani dapat disimak selengkapnya dalam video berikut ini.




Diketahui sebelumnya, TGB Zainul Majdi menyatakan dukungan untuk Presiden Joko Widodo untuk melanlanjutkan kepemimpinannya pada periode periode kedua sebagai Presiden RI.

Menurut TGB, keputusannya mendukung Jokowi itu setelah melalui pertimbangan yang berkaitan dengan kemaslahatan bangsa, umat dan akal sehat.

Dia menilai selama Jokowi memimpin, pencapaian kawasan ekonomi khusus Mandalika di NTB sudah berhasil.

Apabila ada pergantian di level kepemimpinan nasional, maka akan terjadi kemandekan baik dari segi ekonomi maupun sosial di wilayah Mandalika dan juga NTB.

Pendapat pribadi

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menilai, dukungan TGB merupakan sikap pribadi.

"Yang disampaikan Pak TGB (Tuan Guru Bajang) tentunya ini adalah pendapat pribadi. Karena kalau pendapat dari partai tentunya yang menyampaikan dari DPP. Dan ini adalah pendapat pribadi, dan tentunya terlepas dari pendapat dari Demokrat," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, saat ditemui Kompas.com, Kamis.

Ia membenarkan, TGB tergabung dalam Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Namun, ia mengatakan, tak setiap pernyataan TGB merepresentasikan Demokrat.

Agus menambahkan, hingga saat ini Majelis Tinggi Partai Demokrat belum mengeluarkan keputusan resmi soal dukungan di Pilpres 2019.

"Semuanya diputuskan di dalam rapat majelis tinggi, tidak disampaikan sendiri-sendiri. Sehingga saya pun juga anggota majelis tinggi, dan tentunya semuanya kami runut mengikuti apa yang diputuskan oleh rapat majelis tinggi," kata Agus.

"Menurut saya, yang kami ketahui apa yang disampaikan TGB adalah pendapat pribadi," lanjut dia.[tribun]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita