logo

14 Juli 2018

Setelah Zohri, Giliran Tim Wushu Kumandangkan Indonesia Raya di Brasil

Setelah Zohri, Giliran Tim Wushu Kumandangkan Indonesia Raya di Brasil


GELORA.CO - Lalu Muhammad Zohri sukses mengumandangkan Indonesia Raya di Finlandia beberapa waktu silam. Sekarang, tim wushu Indonesia juga sukses melakukan hal yang sama di Brasil.

Lalu Zohri mengguncang dunia setelah sukses meraih medali emas dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 IAAF 2018 yang digelar di Tampere, Finlandia. Pada lari nomor 100 meter, dia sukses mengungguli pelari-pelari lain, menjawab keraguan dan menimbulkan decak kagum. Dia membawa Indonesia harum di Finlandia.

Tidak lama berselang, tim wushu Indonesia yang tengah berkompetisi di Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Brasilia, Brasil, juga membawa berita baik. Sejauh ini, tim wushu Indonesia ini mampu berbicara banyak, dan menyumbangkan cukup banyak medali buat Indonesia. Emas yang ditorehkan Jevon Kusmoyo membuat Indonesia Raya berkumandang di Brasil.

"Alhamdulillah, sementara ini, tim kita telah mengunpulkan satu medali emas, empat perak, dan lima perunggu," kata Menteri Perindustrian yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartanto, dalam keterangan resminya, Sabtu (14/7/2018).

Positifnya penampilan tim wushu ini membuat optimisme membuncah. Airlangga percaya, 20 atlet wushu junior yang mereka kirimkan dalam acara yang berlangsung selama 9-16 Juli 2018 tersebut, terdiri dari 12 atlet Taolu dan 8 atlet Sanda, dapat menambah perolehan medali dan mampu memberikan penampilan terbaik. "Mereka merupakan hasil Kejuaraan Nasional senior dan junior Piala Raja di Yogyakarta, Maret (2018) lalu," ucapnya.

Sejauh ini, 19 medali yang sudah diraih Indonesia berkat kontribusi dari Jevon Kusmoyo yang sukses meraih emas di nomor Taiji Pedang, lalu perak sukses diraih oleh Nadya Permata di nomor Changquan, Jevon Kusmoyo di nomor Taiji, Joyceline di nomor Jianshu, dan Nadya Permata di nomor Ginshu A.


Sedangkan medali perunggu diperoleh Thalia Marvelina di nomor Gunshu, Nelson Louis di nomor Jianshu, Patricia Geraldine di nomor Jianshu, Ahmad Gifari di nomor Tombak, dan Joyceline di nomor Nanquan B.

Wushu merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi diandalkan Indonesia. Di berbagai kejuaraan tingkat internasional, tim wushu dapat menyumbang banyak medali bagi Indonesia. Teaktual, dalam Kejuaraan Wushu disiplin sanda di Moskow, 16-20 Februari 2018 silam, Indonesia sukses menyabet tiga emas, dua perak, dan satu perunggu.

Sebelumnya, dalam Kejuaraan Dunia Wushu ke-14 di Kazan, Rusia, 28 September-3 Oktober 2017 silam, Indonesia memperoleh satu emas, empat perak, dan satu perunggu. Prestasi ini menempatkan Indonesia di peringkat empat. Di ajang SEA Games 2017, wushu juga mampu menyumbang tiga emas untuk Indonesia.



Dengan segala prestasi ini, Airlangga pun memberikan semangat agar wushu dapat bicara banyak di Asian Games 2018 mendatang. Ia yakin bahwa wushu masih bisa diandalkan.

"Sebagai tuan rumah Asian Games nanti, kita juga harus sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi. Wushu akan menjadi salah satu cabang andalan untuk mendulang emas di Asian Games 2018," pungkasnya. [kumparan]

Loading...
loading...