Polisi Usut Penganiayaan Perempuan di Cimahi yang Videonya Viral
logo

15 Juli 2018

Polisi Usut Penganiayaan Perempuan di Cimahi yang Videonya Viral

Polisi Usut Penganiayaan Perempuan di Cimahi yang Videonya Viral


GELORA.CO - Polisi akan mengusut tindak kekekerasan terhadap perempuan oleh seorang pria yang videonya menyebar. Hingga saat ini korban belum melapor ke polisi.

"Jelas, kita akan mengusut dan sekarang sedang mencari orang itu (pelaku)," kata Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N. Adiputra, dihubungi melalui telepon, Minggu (15/7/2018).

Niko mengatakan hingga saat ini polisi belum menerima laporan dari korban. Ia juga mengakui kesulitan mencari keberadaan korban.

"Belum (melapor), nah sekarang kita kesulitan mencari si pelapornya," kata Niko.

Saat ini polisi sedang mencari keberadaan korban serta pelaku dengan berupaya mencari keterangan melalui beberapa kerabat korban dan pemilik indekos.

"Sekarang kita sudah menyentuh dari rumah Pak Panca (pemilik indekos) dan kerabat-kerabatnya untuk mencari kondisi si pelapor. Tentunya, orang tersebut (pelaku) akan tetap kita cari," tandas Niko.

Sebagaimana diketahui, pada Kamis (12/7/2018) sekitar pukul 6 pagi, terjadi tindak kekerasan terhadap perempuan oleh pria di Jalan Pesantren Nomor 188, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Tindak kekerasan itu dilakukan di depan sebuah ruko yang letaknya masih berada satu area dengan kos-kosan. Dalam video tersebut, tampak adanya pria berkaos putih dan berjaket hitam sedang berselisih dengan perempuan berkaos cokelat muda.

Keduanya terlibat cekcok di depan sebuah ruko. Kemudian, pria itu mendorong perempuan hingga terjatuh. Perempuan itu pun membalasnya dengan memukul pada bagian bahu. 

Tampak tak terima, pria itu balas memukul hingga membuat perempuan itu terhuyung dan tersungkur. Ketika telah tersungkur, pria itu menendang sekali dengan keras sampai membuat handphone yang disimpan di saku celana perempuan ke luar dan jatuh di tanah. Video kekerasan ini menyebar.[dtk]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...