Fakta-fakta KPK Lakukan OTT di Aceh, Kronologi hingga Sebanyak 10 Orang Termasuk Gubernur Diamankan
logo

4 Juli 2018

Fakta-fakta KPK Lakukan OTT di Aceh, Kronologi hingga Sebanyak 10 Orang Termasuk Gubernur Diamankan

Fakta-fakta KPK Lakukan OTT di Aceh, Kronologi hingga Sebanyak 10 Orang Termasuk Gubernur Diamankan


GELORA.CO - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Aceh, Selasa (3/7/2018) malam.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo, mengakui ada kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di Aceh.

1. Kronologi

Dikutip Tribunwow.com dari Serambinews, tim KPK melakukan OTT tersebut dari sore hingga malam hari.

"Sore hingga malam ini, KPK melakukan kegiatan penindakan di Aceh," kata Agus Raharjo melalui pesan Whatsapp.

Setelah melakukan OTT, pemeriksaan dilanjutkan di Polda Aceh untuk pemeriksaan awal.

"Tim saat ini telah berada di Polda Aceh dan melakukan pemeriksaan awal. Sesuai KUHAP, tim akan melakukan proses sampai penentuan status dalam waktu 24 jam,” demikian Agus Raharjo," tambah Agus

2. Sebanyak 10 Orang Diamankan

Atas OTT ini, KPK mengamankan 10 orang yang terdiri dari dua kepala daerah dan sejumlah pihak non PNS

"Mengamankan 10 orang, yang terdiri dari 2 kepala daerah dan sejumlah pihak non PNS," kata Agus.

Salah satu kepala daerah itu adalah Bupati Bener Meriah, Ahmadi, yang telah dilakukan pemeriksaan di Mapolres Aceh Tengah.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, AKP Fadillah Aditya Pratama.

"Benar ada penangkapan OTT kepada Bupati Bener Meriah oleh KPK di Aceh Tengah. Kalo untuk berita OTT langsung sama penyidik KPK aja bang ya mereka lagi lakukan riksa dulu di Polres," tutur AKP Fadillah Aditya.

Selain memeriksa Bupati Bener Meriah, penyidik juga memeriksa seorang lainnya yang ada bersamanya dalam satu mobil saat dihadang KPK, yaitu Usman Yakup, yang juga Anggota DPR Kabupaten Bener Meriah.

Usai menjalani pemeriksaan, Usman Yakup mengaku sudah diperbolehkan pulang oleh penyidik.

"Karena kebutulan saya bersamaan dengan Bupati juga disitalah HP. HP saya, HP Bupati dan teman-teman yang lain. Kemudian tadi setelah selesai pemeriksaan diserahkan kembali kepada saya, saya diizinkan untuk pulang katanya tidak ada apa-apa," tutur Usman Yakup, seperti dikutip dari Kompas.com.

3. Gubernur Aceh turut ikut dalam OTT

Irwandi Yusuf di Polda Aceh, Selasa (3/7/2018) malam

Selain Bupati Bener Meriah, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf juga turut dijemput oleh Tim KPK di Pendopo Gubernur Aceh, Selasa malam sekitar pukul 20.15.

Irwandi diamankan di Markas Polda Aceh.

Hingga Selasa, pukul 01.00 WIB malam, Irwandi masih berada di Polda Aceh.

Sementara istrinya, Darwati tiba di Polda Aceh sekitar pukul 02.20 WIB.

Darwati masuk dari pintu samping gedung Dit Reskrimsus Polda Aceh lalu naik ke lantai dua.

Baru kemudian dia turun dan masuk ke ruang tempat Irwandi Yusuf duduk yang berhasil direkam awak media sebelumya.

Sayangnya, tidak ada satu pun wartawan yang sempat merekam kedatangannya.

Namun, kedatangannya diketahui oleh beberapa awak media.

Darwati juga didampingi ajudannya.

Sebelumnya, anak sulung Irwandi, Teguh Meutuah sudah lebih duluan tiba di Polda Aceh.

4. Amankan Uang Ratusan Juta

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, pihaknya mengamankan uang ratusan juta rupiah dalam OTT di Aceh.

"Sejumlah uang ratusan juta rupiah diamankan. Diduga merupakan bagian dari realisasi komitmen fee sebelumnya," kata Febri dalam keterangan resminya, Selasa malam.

Dugaan sementara, telah terjadi transaksi yang melibatkan penyelenggara negara di tingkat provinsi salah satu kabupaten di Aceh.[tribun]

Loading...
loading...