CEO AMI Group Ungkap Rival Terberat, Lawan Terbesar dan Kompetitor Terberat Jokowi di Pilpres 2019
logo

11 Juni 2018

CEO AMI Group Ungkap Rival Terberat, Lawan Terbesar dan Kompetitor Terberat Jokowi di Pilpres 2019

CEO AMI Group Ungkap Rival Terberat, Lawan Terbesar dan Kompetitor Terberat Jokowi di Pilpres 2019


www.gelora.co - CEO AMI Group Azzam M Izzulhaq memberikan pandangannya terhadap isu pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang.

Diketahui, presiden Joko Widodo (Jokowi) telah dideklarasikan sebagai calon presiden oleh partai pengusungnya, PDIP pada Februari silam.

Sejauh ini, yang sudah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden baru Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi pun sudah mengantongi dukungan dari PDIP, Nasdem, PPP, Golkar, PSI, Perindo, hingga Hanura.

Meski begitu, banyak parpol lain yang berspekulasi akan mengusung capres sendiri seperti diantaranya Partai Demokrat, Gerindra, PAN, dan PKS.

Namun, jika dilihat dari elektabilitasnya, Jokowi hingga kini masih menjadi kandidat terkuat.

Survei Litbang Kompas terakhir yang dilakukan pada April silam menunjukkan elektabilitas Presiden Joko Widodo mengalami kenaikan.

Sementara elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi penantang terkuat petahana justru mengalami penurunan.

Menanggapi hal tersebut, Azzam memberikan pandangannya.

Menurutnya, lawan terberat dari Jokowi adalah janji kampanyenya sendiri yang menurutnya sebagai kebohongan.

Dirinya juga meyakini Jokowi akan dikalahkan dengan dirinya sendiri.


Berikut daftar janji Kampanye Joko Widodo-Jusuf Kalla jika mereka terpilih menjadi Presiden dan Wapres yang dimuat oleh berbagai media massa di dalam negeri.

1. Membuktikan dan merealisasikan janji-janji dalam visi-misi

2. Tidak berada di bawah bayang-bayang Megawati

3. Menyusun kabinet yang ramping dan diisi oleh profesional

4. Penerapan e-Government

5. Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 7 persen (mengembalikan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen)

6. Tanggal 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional

7. Mendukung kemerdekaan dan mendirikan KBRI di Palestina

8. Membeli kembali Indosat

Janji kampanye khusus di bidang pertanian:

9. Program kepemilikan tanah pertanian untuk 4,5 juta kepala keluarga

10. Pembangunan/perbaikan irigasi di 3 juta hektare (ha) sawah

11. Pembangunan 25 bendungan

12. Menyediakan 1 juta ha lahan pertanian baru di luar Jawa

13. Pendirian bank petani

14. Penguatan Bulog

15. Menyejahterakan kehidupan petani

16. Mengelola persediaan pupuk dan menjaga harga tetap murah

Janji kampanye khusus di bidang kelautan:

17. Membangun pusat pelelangan, penyimpanan dan pengolahan ikan

18. Membangun industri maritim

19. Menyederhanakan regulasi perikanan

20. Mempermudah nelayan mendapatkan Solar sebagai bahan bakar kapal dengan mendirikan SPBU khusus

Janji kampanye khusus di bidang perdagangan:

21. Menurunkan harga sembako

22. Perbaikan 5.000 pasar tradisional

23. Menghentikan impor daging

Janji kampanye khusus di bidang infrastruktur:

24. Menyediakan fasilitas air bersih untuk seluruh rakyat

25. Mewujudkan tol laut Aceh-Papua

26. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik, irigasi, dan pelabuhan

Janji kampanye khusus di bidang energi:

27. Menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM)

Janji kampanye khusus di bidang UKM dan ekonomi kreatif:

28. Bantuan dana Rp 10 juta per tahun untuk UMKM/koperasi

29. Mendorong, memperkuat dan mempromosikan industri kreatif dan digital sebagai salah satu upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

Janji kampanye khusus di bidang kesra:

30. Meningkatkan kualitas dan kuantitas program raskin

31. Meningkatkan anggaran penanggulangan kemiskinan termasuk memberi subsidi Rp1 juta per bulan untuk keluarga pra sejahtera sepanjang pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen

32. Alokasi Rp 1,4 miliar untuk setiap desa

Janji kampanye khusus di bidang kesehatan:

33. Layanan kesehatan gratis rawat inap/rawat jalan dengan Kartu Indonesia Sehat

34. Membangun 6.000 puskesmas dengan fasilitas rawat inap

Janji kampanye khusus di bidang ketenagakerjaan:

35. Memperhatikan permasalahan outsourcing

36. Meningkatkan profesionalisme, menaikkan gaji dan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri

37. Menjadikan perangkat desa sebagai pegawai negeri sipil (PNS)

38. Menurunkan pengangguran dengan menciptakan 10 juta lapangan kerja baru selama lima tahun

39. Menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor pertanian, perikanan, dan manufaktur

Janji kampanye khusus di bidang pertahanan:

40. Meningkatkan 3 kali lipat anggaran pertahanan

41. Drone untuk ketahanan nasional

Janji kampanye khusus di bidang pendidikan dan iptek:

42. Sekolah gratis

43. Menaikkan gaji guru

44. Meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan enaga pengajar yang punya kemampuan merata diseluruh Nusantara

45. Mewujudkan pendidikan seluruh warga negara termasuk anak petani, nelayan, butuh termasuk difabel dan elemen masyarakat lain melalui Kartu Indonesia Pintar

46. Membantu meningkatkan mutu pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Meningkatkan kesejahteraan guru-guru pesantren sebagai bagian komponen pendidik bangsa

47. Berkomitmen akan menghargai para tenaga ahli yang mengabdi untuk Indonesia dengan memberikan gaji besar bagi para ahli asal Indonesia

Janji kampanye khusus di bidang hukum dan HAM:

48. Menyelesaikan pelanggaran-pelanggaran HAM di masa lalu

49. Memperkuat KPK (meningkatkan anggarannya 10 kali lipat, menambah jumlah penyidik, dan regulasi)

50. Akan berbicara terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)

Janji kampanye khusus kepada daerah:

51. Membenahi Berbagai Persoalan di Ibukota Jakarta (seperti kemacetan, banjir, dan lain-lain)

52. Menangani kabut asap di Riau

53. Mudah ditemui oleh warga Papua

54. Membenahi Kawasan Masjid Agung Banten. [tn]

Loading...
loading...