11 Juni 2018

Bicara soal Capres Baru, Fahri Hamzah Ungkap Masa Muda Yusril dan Ngaku Pernah Cemburu Padanya

Bicara soal Capres Baru, Fahri Hamzah Ungkap Masa Muda Yusril dan Ngaku Pernah Cemburu Padanya


www.gelora.co – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah tampak menuliskan catatan mengenai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

Diinformasikan TribunWow.com, hal tersebut ia bagikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Senin (11/6/2018).

Fahri Hamzah menuliskan catatannya ketika membahas mengenai calon baru dalam Pilpres 2019.

Yusril adalah nama kedua yang ia bahas setelah Amien Rais.

Menurut Fahri Hamzah, Yusril Ihza Mahendra adalah seorang tokoh yang berkelas.

Fahri Hamzah mengaku mengenal Yusril saat ia sering melakukan wawancara padanya.

Fahri Hamzah menganggap apabila Yusril merupakan sosok yang muda sangat memukau 25 tahun silam.

Ia bahkan mengaku sempat cemburu dengan Yusril lantaran ia dekat dan menjadi sekretaris M. Natsir.

Berikut sejumlah postingan Fahri Hamzah mengenai hal tersebut.

“Kita cicil ya percakapan tentang #Tokoh2LayakCapres2019 yang terbendung karena treshold 20% yang dibuat rezim ini.

Ini adalah kelanjutan twit saya tentang @ProfAmienRais sebagai salah seorang putra bangsa yang sangat kayak dan mumpuni. #CapresBaru

Tokoh berkelas selanjutnya adalah Prof @Yusrilihza_Mhd yang juga Guru Besar Hukum Tata Negara UI. 
Memang tokoh ini sering nampak berbeda dengan AR, tapi itulah istimewanya,

Selisih paham dua guru besar yang Sama2 tokoh santri. Tapi mereka berkelas. #CalonBaru

Saya kenal prof @Yusrilihza_Mhd sebagai mahasiswa UI karena beliau mengajar di FHUI tidak jauh dari kampus saja FEUI.

Saya sering mewawancara beliau sebagai wartawan koran kampus dan juga beberapa media di luar kampus.

Saya memang jadi wartawan sejak mahasiswa. #CapresBaru

Saya lupa Persis tahun-nya, sekitar 1993, Keluarga Bulan Bintang dan ICMI-Jakarta membuat seminar tentang “Pemikiran Politik Mohammad Natsir”.

Ada banyak narasumber tetapi yang sangat memukau adalah @Yusrilihza_Mhd yg maaih muda. 25 tahun lalu. #CapresBaru

Saya ingat waktu itu semua tokoh senior hadir termasuk Dr. Anwar Haryono sebagai yang paling dituakan di KBB setelah wafatnya pak Natsir 6/2/ 1993.

Di ruangan itu semua berseru bahwa @Yusrilihza_Mhd adalah Natsir Muda. Saya menyimak.

Saya masih ingat pemaparan prof @Yusrilihza_Mhd dalam seminar itu, bikin saya bengong karena memang di zaman orba, kajian tentang tokoh2 besar terbatas.

Di situlah saya mengerti betapa besar M. Natsir, Perdana Menteri ke-5 RI yang fenomenal.

Prof @Yusrilihza_Mhd menggambarkan sosok Natsir yang besar; Ulama, negarawan, politisi, menteri dan perdana menteri, tokoh dan pejuang Islam Indonesia dan Dunia.

Beliau juga memimpin Liga Muslim Dunia dan Dewan Masjid Dunia.

Saya cemburu sebetulnya karena prof @Yusrilihza_Mhd sempat dekat dan menjadi sekretaris pak Natsir sementara saya hanya sempat mengantarkan jenazahnya ke pemakaman.

Saya belum pernah lagi melihat pemakaman diikuti manusia sebanyak itu sampai sekarang di Jakarta.


Sejak itu saya sering menggali prof @Yusrilihza_Mhd dan mewawancara beliau di sela2 mengajar di depok.

Beliau bicara banyak isu soal Islam, negara, demokrasi, filsafat hukum dan isu kontemporer.

Beliau berpengetahuan luas.

Maka beliau berkarier cemerlang; seorang dosen, intelektual, pengacara besar yang disegani, menjadi menteri 3 kali, dan membantu Indonesia dalam transisi sulit dari presiden Soeharto ke Presiden Habibie. Dia terlalu mengerti banyak hal.

Seandainya presidenT Treshold 0% tentu PBB yang beliau dirikan dan pimpin akan mencalonkannya. Tapi, tulisan saya ini tentang #Tokoh2LayakCapres2019 terlepas apakah dapat tiket atau tidak. Tetapi jelas mereka punya kapasitas.

Mari kita doakan terbukanya jalan bagi salah satu putra terbaik bangsa ini prof @Yusrilihza_Mhd agar memimpin bangsa yang memerlukan kepemimpinan yang punya kapasitas besar. Semoga. #CapresBaru2019 #Tokoh2LayakCapres2019, ” tulis Fahri Hamzah.


[tn]

under reconstruction