logo

16 Mei 2018

Densus 88 Tembak Terduga Teroris, Kepala Dodi Dibungkus, Dimasukkan ke Mobil

Densus 88 Tembak Terduga Teroris, Kepala Dodi Dibungkus, Dimasukkan ke Mobil


www.gelora.co - Densus 88 melakukan penangkapan sejumlah terduga teroris di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (15/5) kemarin.

Penangkapan pertama dilakukan di Sungai Apung Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan, tepatnya di depan rumah H. Aidir.

Berdasarkan keterangan H. Aidir, terduga teroris yang ditangkap bernama Dodi. Ia ditangkap sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat itu, Dodi sedang mempersiapkan gerobak dagangan yang digunakan untuk berjualan pada saat bulan puasa. Tiba-tiba sekolompok orang diduga Densus 88, membungkus kepala Dodi dengan kain hitam dan memasukkannya ke dalam mobil.

Penangkapan kedua terjadi di Jl. Yossudarso Kelurahan Kapias Pulau Buaya Kecamatan Teluk Nibung. Terduga teroris yang ditangkap di tempat ini bernama Agus Setiawan Sirait. Ia ditangkap sekitar pukul 12.00 WIB.

Selanjutnya, Densus 88 kembali menangkap dua terduga teroris di depan RSUD Tanjungbalai Jl. Dr. Tengku Mansyur Kelurahan Perwira Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Saat itu, dua terduga teroris berada di RSUD Rr. Tengku Mansyur untuk membawa saudaranya berobat.

Saat keduanya menunggu saudaranya yang sedang berobat, Densus 88 langsung melakukan penangkapan dan membawa terduga dengan menggunakan mobil Avanza warna hitam. Dua orang terduga teroris itu ditembak mati oleh Densus 88.

Camat Teluk Nibung Amiruddin, membenarkan penangkapan terduga teroris di lingkungan IV Kelurahan Beting Kuala Kapias (BKK), Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatra Utara.

Menurutnya, ketika petugas dan kepala lingkungan mendatangi rumah terduga terois, secara mendadak, seorang pria yang membuka pintu langsung menyerang Syafii alias Atan, Kepala Lingkungan IV dengan menggunakan golok.

“Akibat serangan itu, kepling tersebut mengalami luka bacok pada bagian tangan. Sedangkan pria penyerang tertembak petugas,” kata Nibung.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, penangkapan terduga teroris di Sumatera Selatan ada kaitannya dengan penyerangan di Mako brimob Kelapa Dua Depok beberapa waktu lalu.

“Yang di Sumatra Selatan kaitannya pada saat kejadian di Mako Brimob maka mereka merencanakan untuk menyerang Mako Polda Sumsel,” ucap Setyo, Selasa (15/5).[psid]

Loading...
loading...