BRI Akan Hapus Transaksi Luar Negeri Rekening Simpedes

BRI Akan Hapus Transaksi Luar Negeri Rekening Simpedes

Gelora News
facebook twitter whatsapp

www.gelora.co - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) memutuskan bakal menghapus transaksi luar negeri rekening Simpedes.

Hal tersebut dilakukan perseroan pasca melakukan evaluasi terkait kejadian hilangnya uang 33 nasabah di unit BRI Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur senilai Rp 145 juta.

Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo mengungkapkan, nantinya bank bakal memblokir transaksi luar negeri nasabah Simpedes yang jarang melakukan transaksi di luar Indonesia.

Dengan demikian, risiko terkena skimming nasabah menjadi lebih kecil. Sebab, kata Indra, rata-rata transaksi skimming dilakukan di luar negeri.

Dirinya menambahkan, perseroan dengan kode saham BBRI ini bakal melalukan sosialisasi terkait kebijakan tersebut. Namun, khusus untuk nasabah prioritas hal ini tidak berlaku karena sering bepergian ke luar negeri.

“Pembelajaran dari kejadian Kediri, BRI akan mengatur transaksi default untuk nasabah Simpedes agar transaksi luar negerinya ditolak,” ungkap Indra saat media gathering di Intercontinental Hotel, Dago Pakar, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/3/2018).

Indra menambahkan, beberapa negara yang melakukan skimming tersebut merupakan sindikat internasional yang berada di wilayah Eropa Timur.

Beberapa negara di antaranya adalah Italia, Jerman, Rumania, Turki, Spanyol hingga Yunani.

“Kalau dilihat secara statistik sarangnya dari luar negeri, dia jejaring sindikat interasional, ada mitra lokalnya,” imbuh Indra.

Untuk itu, kata dia, perlu langkah holistik yang dilakukan antara penegak hukum, bahkan interpol agar jaringan internasional pelaku kejahatan skimming tersebut betul-betul bisa terungkap.

“Harus kerja bersama dengan penegak hukum, kalau bisa interpol, saat ini kenanya baru pion-pion, sarangnya masih belum bisa kita matikan,” pungkas Indra.[tn]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita