logo

27 Desember 2017

Hidayat Nurwahid Puji Langkah Cepat Anies Baswedan Tangani TanggulJebol Jatipadang

Hidayat Nurwahid Puji Langkah Cepat Anies Baswedan Tangani TanggulJebol Jatipadang


www.gelora.co - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid angkat bicara terkait jebolnya tanggul di Jatipadang. Menurutnya banjir akibat tanggul yang jebol di Jatipadang terjadi akibat badan sungai yang semakin menyempit sehingga aliran air menjadi lebih besar dan mudah meluap.


"Tekanan air yang besar menyebabkan jebolnya tanggul sungai di pemukiman warga," kata Hiayat saat melakukan serap aspirasi dan pemberian bantuan korban banjir di Jatipadang, Jakarta Selatan, Minggu (24/12/2017).


Hidayat, yang juga anggota DPR RI dari Dapil Jakarta 2 itu mengapresiasi langkah cepat Pemprov DKI yang langsung memperbaiki tanggul Jebol.
‎
Menurut Hidayat, langkah cepat yang langsung dipimpin Gubernur Anies Baswedan dengan mendatangi lokasi saat banjir dan perbaikan tanggul membuat masalah yang dihadapi warga yang terkena banjir bisa sedikit lega.
‎
"Respon cepat Gubernur Anies Baswedan dalam menangani banjir tersebut membuat masyarakat manamakan tanggul yang dibangun tersebut dengan nama Tanggul Basewdan," katanya.


Dengan turun langsung ke lokasi, menurutnya gubernur juga bisa langsung melihat masalah penyebab banjir yaitu sungai yang menyempit akibat banyaknya bangunan yang mengambil badan sungai.


"Pendekatan aktif dan persuasif juga dilakukan Gubernur Anies Baswedan dalam upaya memperlebar badan sungai dengan meminta warga bersedia menggeser bangunan rumahnya lebih ke dalam sehingga badan sungai bisa lebih lebar," katanya.


Dalam dialog dengan warga Jatipadang, Hidayat juga memuji kesediaan warga untuk mau menyerahkan lahan dan membongkar bangunannya yang mengambil sebagian badan sungai maupun yang di bibir sungai dan menghambat aliran air.


Menurutnya, bagi warga yang bersedia itu, bukan hanya akan mendapat penggantian yang layak dari Pemprov dari Jakarta, juga menunjukkan keteladan dan kesediaan berkorban untuk kemaslahatan yang lebih besar yaitu mengurangi resiko banjir yang akan melanda warga yang lebih banyak .


"Warga yang digeser rumahnya sesungguhnya mendapatkan ganti untung berupa tanggul yang kokoh sehingga tidak lagi jebol saat air sungai melimpah," pungkasnya.[tsc]

Loading...
loading...