$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Giliran Faisal Basri Kritik Luhut, “Inilah Bentuk Pembusukan dari dalam”

SHARE:

uhut Panjaitan (kiri) dan Faisal Basri (kanan)

www.gelora.co - Ekonom Faisal Basri beberapa hari lalu mengkritik soal pembusukan dari dalam tubuh pemerintahan Joko Widodo. Pembusukan ini, kata Faisal mengarah pada ungoverned government, atau pemerintahan yang tidak terkelola dengan baik.

Senin malam (19/3), Faisal kembali menyampaikan soal pembusukan dari dalam pemerintahan melalui akun Twitter @FaisalBasri.

“Inilah salah satu bentuk pembusukan dari dalam itu. Ganti dulu undang-undangnya, jangan asal bicara,” kata Faisal sambil menyertakan sebuah judul berita sebuah media, “Hak Susi Dicabut, Luhut: yang Tahu Soal Garam Menperin”.

Di dalam berita itu, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa kebutuhan impor garam industri hanya diketahui oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

“Yang paling ngerti soal garam industri di Indonesia adalah Menteri Perindustrian. Kita tidak pernah kekurangan garam makan [konsumsi], yang kita kurang adalah garam industri,” kata Luhut, Senin (19/3/2018).

Luhut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) 9/2018 tentang tata cara pengendalian impor komoditas perikanan dan komoditas pergaraman sebagai bahan baku dan bahan penolong industri telah diteken Presiden Joko Widodo, pekan lalu (Kamis, 15/3).

PP 9/2018 itu menggabungkan tatacara yang sebelumnya diatur UU 7/2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudidaya ikan, dan petambak garam dan UU 3/2014 tentang perindustrian.

Di dalam pernyataannya kemarin, Luhut menginformasikan bahwa Menperin Airlangga sedang melakukan pendataan pabrik yang sangat membutuhkan garam impor. Kalau ada pabrik yang berbohong tentang kebutuhan garam impor, maka tahun depan akan diberikan hukuman.

Di sisi lain, Luhut juga mengatakan bahwa Indonesia tengah membangun industri garam, dan ditargetkan pada 2021 praktik impor garam bisa dihentikan. [psid]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,107,EKBIS,467,ekonomi,12,GLOBAL,551,HEADLINE,1694,HUKUM,1573,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,127,KRIMINAL,241,LIFESTYLE,4,METRO,389,metropolitan,1,NASIONAL,3504,OPINI,173,PERISTIWA,1602,POLITIK,2651,SELEB,241,SPORT,30,TEKNO,26,
ltr
item
Gelora.co: Giliran Faisal Basri Kritik Luhut, “Inilah Bentuk Pembusukan dari dalam”
Giliran Faisal Basri Kritik Luhut, “Inilah Bentuk Pembusukan dari dalam”
“Inilah salah satu bentuk pembusukan dari dalam itu. Ganti dulu undang-undangnya, jangan asal bicara,” kata Faisal
https://2.bp.blogspot.com/-KpFx4z_G08E/WrD7BbvJstI/AAAAAAABm0E/i1uY17JiiQA_BGFSqn9m0UASwe6OC592QCLcBGAs/s640/faisal%2Bbassski.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-KpFx4z_G08E/WrD7BbvJstI/AAAAAAABm0E/i1uY17JiiQA_BGFSqn9m0UASwe6OC592QCLcBGAs/s72-c/faisal%2Bbassski.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/giliran-faisal-basri-kritik-luhut.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/giliran-faisal-basri-kritik-luhut.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy