Kim Jong-un Dikabarkan Tewas? -->

Kim Jong-un Dikabarkan Tewas?

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  — Kabar mengejutkan mengenai pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, mencuat setelah sejumlah media asing melaporkan dirinya meninggal dunia atau berada dalam kondisi kritis tanpa harapan pulih.

Namun, hingga Selasa (20/10/2026), pemerintah Korea Utara belum memberikan konfirmasi resmi atas laporan tersebut.

Informasi yang beredar menyebut Kim Jong-un mengalami gangguan kesehatan serius setelah menjalani prosedur medis terkait jantung.

Sejumlah media bahkan mengklaim pemimpin berusia 36 tahun itu mengalami koma permanen atau berada dalam kondisi vegetatif sebelum akhirnya dikabarkan meninggal dunia.

TMZ menjadi salah satu media pertama yang mengangkat kabar tersebut. Dalam laporannya, media itu menyebut Kim Jong-un dilaporkan telah meninggal dunia atau sedang sekarat tanpa harapan untuk pulih, berdasarkan pemberitaan sejumlah media di China dan Jepang.

Media Inggris, turut memberitakan kabar serupa dengan mengutip sejumlah sumber dari Korea Utara dan kawasan Timur Jauh.

Sementara itu, The New York Post mengutip laporan dari sebuah jaringan penyiaran Hong Kong dan majalah Jepang. Media tersebut juga memuat klaim yang belum terkonfirmasi, yang disebut bersumber dari pejabat senior Partai Komunis China di Beijing.

Menurut klaim tersebut, prosedur pemasangan stent pada jantung Kim Jong-un diduga gagal setelah dokter bedah yang menanganinya mengalami gemetar hebat saat melakukan tindakan medis. Meski demikian, informasi itu belum dapat dipastikan kebenarannya.

Laporan-laporan tersebut pada dasarnya mengarah pada satu informasi yang sama, yakni Kim Jong-un disebut tiba-tiba jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit untuk prosedur jantung.

Sebelumnya informasi yang dihimpun, melaporkan pada hari Selasa bahwa Amerika Serikat tengah memantau informasi intelijen yang mengindikasikan kondisi Kim Jong-un sangat kritis setelah menjalani operasi.

Sejumlah media yang memberitakan kabar kematiannya pada 20 Oktober 2026 menyebut Kim Jong-un diduga mengalami kondisi vegetatif atau koma permanen akibat komplikasi setelah operasi yang disebut tidak berjalan lancar. Ia kemudian dikabarkan meninggal dunia pada Jumat atau Sabtu pekan sebelumnya.

Meski kabar tersebut menyebar melalui sejumlah media internasional, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Korea Utara mengenai kematian Kim Jong-un.

Dengan demikian, informasi tentang kondisi terakhir maupun kabar kematiannya masih harus diperlakukan sebagai laporan yang belum terverifikasi.

Di tengah simpang siur pemberitaan tersebut, kepastian mengenai kondisi pemimpin Korea Utara itu masih menjadi tanda tanya. Tanpa pernyataan resmi dari Pyongyang atau konfirmasi independen yang memadai, kabar kematian Kim Jong-un belum dapat dinyatakan sebagai fakta

BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan