GELORA.CO - Arif Rahman resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Petani NasDem periode 2026-2029.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Pengesahan kepengurusan yang dinakhodai Arif Rahman tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai NasDem Nomor 262-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2026.
Arif Rahman didampingi tiga wakil ketua umum, yakni Ananda Tohpati, M. Habibur Rochman, dan Benny Subani. Posisi sekretaris jenderal dijabat Muslim Ayub, sedangkan bendahara umum dipercayakan kepada Imam Taufik.
Adapun, Dewan Pembina diketuai Viktor Bungtilu Laiskodat dan Dewan Pakar dipimpin Syaiful Bahri.
Dalam sambutannya, Arif menegaskan Petani NasDem berkomitmen menyatukan gerakan restorasi Partai NasDem dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui program konkret untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat sekitar hutan.
“Di luar sana banyak yang mencoba membenturkan gerakan perubahan dengan Asta Cita. Hari ini di hadapan Bapak (Surya Paloh), saya tegaskan tidak ada yang perlu dibenturkan. DPP Petani NasDem adalah wadah untuk menyatukan gerakan perubahan NasDem menuju Asta Cita pemerintahan Prabowo,” tegas Arif.
Arif yang juga Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem itu kemudian mengumumkan tiga program strategis yang menjadi prioritas kepengurusan periode 2026-2029.
Pertama, pembangunan demplot pertanian terintegrasi seluas dua hektare di setiap provinsi. Program ini diarahkan untuk mengembangkan komoditas unggulan daerah, memperkuat akses pasar, serta membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.
Arif mencontohkan pengembangan kopi di Aceh, kakao di Sulawesi Barat, rumput laut di Nusa Tenggara Barat, dan padi organik di Jawa. Hasil pertanian juga akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pasar ekspor.
Kedua, pemberdayaan Kampung Nelayan Merah Putih serta pengembangan budidaya ikan lele dan nila. Petani NasDem akan mendorong penguatan fasilitas nelayan, seperti dermaga, cold storage, pabrik es, ketersediaan solar, hingga pembentukan koperasi.
Ketiga, pengembangan perhutanan sosial dan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). Program ini bertujuan menjaga kelestarian hutan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, termasuk melalui pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan.
Arif menegaskan, ketiga program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan potensi pertanian, perikanan, dan kehutanan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dari gunung, dari sawah, dari pesisir sampai ke kelautan, semuanya kalau kita muliakan, rakyat pasti berdaya. Petani berdaya, nelayan berdaya,” tegasnya.
Arif memastikan Petani NasDem akan segera memulai pelaksanaan program, mulai dari pembangunan demplot, pendataan kampung nelayan, pengembangan budidaya ikan, hingga pemetaan kelompok tani hutan.
“Saksikan kami, Ketum, bahwa kami akan buktikan jika tanah, laut, hutan dimuliakan, jika petani nelayan berdaya dan berdaulat, maka Indonesia jaya bukan lagi mimpi. Semua akan jadi kenyataan,” pungkasnya.
Berikut susunan lengkap kepengurusan DPP Petani NasDem Periode 2026-2029:
Ketua Umum: H. Arif Rahman, SH
Wakil Ketua Umum: Ananda Tohpati, M.Si
Wakil Ketua Umum: M. Habibur Rochman, SE., MM
Wakil Ketua Umum: Benny Subani
Sekretaris Jenderal: H. Muslim Ayub, SH., MM
Wakil Sekretaris Jenderal: Anwar Sjani, ST., M.IKom
Wakil Sekretaris Jenderal: Hotlend Abrham Lubis., S.Kom.
Bendahara Umum: H. Imam Taufik, S.Sy
Wakil Bendahara: Dian Kadarsih Siregar
Wakil Bendahara: Indriani Dunda
Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi
Ketua: H. Yahya Abdul Habib, SE., SH
Anggota: Muhamad Ulul Azmi, SH
Anggota: Cut Rasyid
Anggota: Rifki Andreansyah
Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Ketua: Husni Mubaroq
Anggota: Adib Adjimas Satrio
Anggota: Julius Fernado H.S
Anggota: Hadi Gunawan
Anggota: Yuraris Phirantoro
Bidang Ekonomi, Usaha dan Produksi
Ketua: Nurhadi Fathurohman
Anggota: Rustam Puhs, S.Pd
Anggota: M. Hasan A
Anggota: Berlin Gideon
Anggota: Asrizal A Upe
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Tani, Nelayan dan Hutan
Ketua: Maulana Yusuf., SE., M.Sos
Anggota: Angga Putra
Anggota: Abdul Rozak
Anggota: Cut Sri Mainita
Bidang Hukum dan Advokasi
Ketua: Benny Parapat, SH
Anggota: M. Gaya Rizanka Yara
Anggota: Niko Sianipar
Anggota: James Arifin Sianipar
Bidang Antar Lembaga dan Masyarakat
Ketua: H. Rendra Yuniardi., M.Si
Anggota: H. Timbul Pasaribu
Anggota: Kizlar M. Agha
Anggota: Tasirin
Bidang Pengembangan dan Kemandirian Perempuan Tani
Ketua: Nur Amalia., SH., M.D.M
Anggota: Lely Herawati
Anggota: Farida Ekowati, S.Ip., M.Kom
Anggota: Khanaya Dewi Prameswari, S.Sos
Bidang Teknologi dan Digitalisasi Pertanian
Ketua: Khoirul Mukhtarom., S.Tp., M.Si
Anggota: Yesaya Putra Pamungkas
Anggota: Achmad Fuzi Triyanto
Anggota: Muhammad Yusup Ismatulla., M.Pd
Bidang Pemasaran Pertanian
Ketua: Deny Perdana Aji
Anggota: Nony Chirilda
Anggota: Faisal
Anggota: Yadi Kusnadi
Anggota: Abdulloh Ido Saputra, S.T., M.M
Bidang Humas dan Publikasi
Ketua: Harry Purwanto
Anggota: Ahmad Dea Nugraha
Anggota: Irgi Nur Fadhil
Anggota: Tri Alipah Mustari.
Sumber: RMOL
