GELORA.CO - Dua pria di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terlibat perkelahian yang berujung maut karena cinta segitiga dengan seorang janda. Akibat peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi di rumah perempuan berinisial H (49) di Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Kedua pria tersebut masing-masing bernama Tubari (54) dan Rokhadi (50).
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban meninggal dunia bernama Tubari (54).
"Korban meninggal dunia yakni T," ujar Deni, Senin (19/10).
Peristiwa itu bermula saat Rokhadi mendatangi rumah H, yang merupakan kekasihnya. Tak lama kemudian, Tubari — yang dikabarkan juga menaruh hati pada H — datang dan langsung memukul Rokhadi.
"Kemudian terjadi perkelahian di antara korban dan pelaku," jelas Deni.
H sempat keluar rumah untuk meminta pertolongan. Namun, saat kembali ke dalam rumah, ia mendapati Tubari tergeletak tidak berdaya. Meski demikian, saat itu Tubari masih sadar dan sempat berbicara.
"Kemudian korban diangkat oleh pelaku dan H ke depan rumah," jelasnya.
Rupanya Tubari masih memiliki istri. Rokhadi kemudian meminta istri korban untuk menjemput Tubari. Namun, saat tiba di lokasi kejadian (TKP), istri Tubari mendapati suaminya sudah tidak bergerak.
"Sesampainya istri korban di TKP sudah didapati korban sudah dalam keadaan tidak sadar dan kemudian dibawa pulang ke rumah korban," ungkap Deni.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sukorejo. Deni menyebut perkelahian itu dipicu persoalan asmara, yakni korban Tubari dan pelaku Rokhadi memperebutkan cinta H.
"Iya (masalah asmara). Sudah dilaporkan atas kasus penganiayaan yang menyebabkan matinya orang," kata Deni.
